Diduga 'goreng' saham SIAP, tiga broker kena suspensi

Kamis, 12 November 2015 | 10:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menetapkan tiga anggota bursa (AB) atau broker yang dinyatakan bersalah terkait transaksi semu saham PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP). Ketiga broker tersebut di antaranya PT Danareksa Sekuritas, PT Reliance Securities dan PT Millenium Danatama Sekuritas.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, pada prinsipnya ada beberapa pasal yang diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal dan peraturan Otoritas Jasa Keuangan, dimana ketiga broker tersebut tidak menjalankan prosedur pengendalian internal yang memadai atas kegiatan operasional perusahaan pada periode penelaahan.

"Ada kelalaian internal maupun perbuatan yang merusak citra pasar modal, semua akan dicabut atas kelalaian tersebut setelah diperbaiki. Buat saya hari ini paling sedang, kaya menghukum anak saya paling tua dan pinter, Danareksa paling tua," tutur Tito, Jakarta, Rabu (11/11/2015).

Persoalan tersebut, kata Tito, saat ini telah diserahkan kepada OJK untuk ditindaklanjuti untuk mengetahui pelaku utamanya dalam transaksi saham tersebut pada beberapa waktu lalu, dimana Bursa telah memanggil beberapa orang dan melakukan wawancara terhadap tujuh sampai delapan broker.

Menurut Tito, dalam transaksi saham SIAP terdapat indikasi gagal bayar sekitar Rp 300 miliar sampai Rp 400 miliar, namun setiap broker memiliki nilai yang berbeda-beda.

"SIAP sudah kami suspensi (bekukan), perputaran transaksi itu Rp 300 miliar sampai Rp 400 miliar, tapi masih ada broker memenuhi kewajibannya," tutur Tito. kbc10

Bagikan artikel ini: