13 Outlet McDonald's berganti nama jadi ToniJack's

Kamis, 1 Oktober 2009 | 16:38 WIB ET
Restoran McDonald's yang berganti nama jadi ToniJack's di Plasa Surabaya, Kamis (1/10/09) (Purna Budi/kabarbisnis.com)
Restoran McDonald's yang berganti nama jadi ToniJack's di Plasa Surabaya, Kamis (1/10/09) (Purna Budi/kabarbisnis.com)

SURABAYA - Pengusaha Bambang N Rachmadi siap menempuh jalur hukum terhadap ditutupnya 13 restoran yang dioperasikannya dengan nama McDonald’s.

Restoran-restoran yang berada di Jakarta, Bandung, dan Surabaya tersebut ditutup tepat pada 1 Oktober 2009, berarti lebih awal dari yang disepakati dalam antara Bambang dan pihak McDonald’s Corporation Amerika Serikat. Dalam kesepakatan tersebut, disebutkan perjanjian kedua pihak akan berakhir antara 2011-2014.

Jadwal pencabutan hak waralaba ini mundur 15 hari jadwal semula yakni pada 15 September 2009. Berhubung menjelang lebaran, DRBR mengingatkan bahwa tidak mungkin dilakukan di masa-masa itu sehingga jadwal pencabutan diundur menjadi 30 September 2009.

Dengan pencabutan hak waralaba oleh McDonald’s Corporation AS tersebut, maka Bambang tak diperkenankan kembali untuk mengoperasikan dengan nama McDonald’s.

Menurut pantauan kabarbisnis.com, salah satu restoran yang dioperasikan Bambang di Plasa Surabaya yang sebelumnya beroperasi dengan bendera McDonald’s, sejak hari ini telah beroperasi dengan nama ToniJack’s Indonesia.

Dalam keterangan pers yang diterima kabarbisnis.com, bergantinya nama ke-13 restoran dari McDonald’s menjadi ToniJack’s Indonesia berawal dari kisruh yang terjadi di dalam manajemen PT Bina Nusa Rama. PT Bina Nusa Rama adalah perusahaan joint venture antara PT Rezeki Murni dan McDonald’s Corporation.

Pada April 2008, seluruh aset perusahaan sebanyak 97 store McDonald’s dijual melalui asset purchase agreement (APA) kepada Grup The Botol Sosro senilai US$25 juta. Atas penjualan ini, DRBR mempersoalkan keabsahannya dengan mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. kbc4/kbc3

Bagikan artikel ini: