BTN siapkan duit Rp1,2 triliun biayai KPA Royal Avatar World

Minggu, 8 Maret 2015 | 23:08 WIB ET

SIDOARJO, kabarbisnis.com: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) terus berupaya dalam mewujudkan komitmennya mendukung program pemerintah terkait sejuta rumah di tahun ini. Salah satunya adalah dengan digandengnya pengembang proyek apartemen Royal Avatar World di Surabaya, PT Bumi Samudera Jedine.

Dalam kerja sama itu, BTN akan menyiapkan dana untuk kredit pemilikan apartemen (KPA) dari pembeli di Royal Avatar World, selain memberikan kemudahan bagi nasabahnya yang ingin memiliki apartemen di proyek itu.

Dirut BTN, Maryono mengatakan, pihaknya sangat mendukung proyek Royal Avatar World karena adanya komitmen dari pengembang untuk membangun hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang cukup banyak.

"Dari total 14 tower yang akan dibangun atau sebanyak lebih dari 6 ribu unit apartemen, sebagian diantaranya untuk masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah. Tentunya ini sejalan dengan program sejuta rumah di 2015 oleh pemerintah. Makanya kami senang bisa melakukan kerja sama dengan pengembang Royal Avatar World," kata Maryono di sela ground breaking Royal Avatar World di Waru, Sidoarjo, Minggu (8/3/2015).

Menurutnya, selian melalui konsep KPA, dimana debitur yang membeli apartemen dibiayai BTN dan mereka mengangsur ke BTN, pihaknya juga menyediakan program tabungan perumahan. Dalam skema ini, banyak pilihan kemudahan yang ditawarkan, yakni calon pembeli bisa menabung dulu di BTN, atau menabung sambil mengangsur KPA di BTN.

"Intinya kita memberikan pendidikan kepada masyarakat untuk giat menabung, sehingga mereka bisa membeli hunian vertikal atau rumah landed," ujar Maryono.

Terkait besaran dana yang disiapkan, pihaknya mengaku dalam kerja sama tersebut ada potensi sekitar Rp1,2 triliun nilai pembiayaan khusus untuk KPA di Royal Avatar World. "Segmennya bermacam-macam, mulai kelas menengah, segmen bawah tapi tidak menggunakan skema KPA subsidi, atau segmen bawah yang menggunakan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Dan khusus untuk KPA subsidi ini ada kemudahan yakni uang muka hanya 1%," tuturnya.

Data sementara, hingga saat ini sudah ada sekitar 1.500 pembeli di apartemen Royal Avatar World yang memanfaatkan fasilitas KPA di BTN.

Sementara itu Dirut PT Bumi Samudera Jedine, Budi Santoso menuturkan, pihaknya sengaja membidik segmen menengah bawah untuk proyek apartemen Royal Avatar World, dengan harapan masyarakat berpenghasilan rendah bisa segera memiliki rumah.

"Kita membangun 14 tower di atas lahan sekitar 6 hektare. Dari total lebih dari 6 ribu unit, sebagian besar memang untuk MBR," jelasnya.

Sejak dipasarkan pada awal tahun 2014 lalu, hingga saat ini sudah terjual sekitar 40%. Dengan harga yang terjangkau, yakni mulai Rp 270 jutaan per unit, pihaknya optimistis dalam waktu tidak teralu lama terjual secara keseluruhan.

"Biasanya setelah ground breaking penjualan akan semakin cepat, karena memang konsumen sudah melihat progress pembangunan," ujar Budi yang menargetkan masa pembangunan proyek itu sekitar dua tahun.

Proyek Royal Avatar World sendiri akan berkonsep mixed use, dimana selain apartemen, juga akan dibangun kondotel, perkantoran, dan pusat perbelanjaan dan permainan," pungkasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: