Lifting minyak cuma tercapai 97% dari target

Selasa, 30 Desember 2014 | 15:28 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan, target realisasi produksi alias lifting minyak masih belum tercapai. Lifting hanya tercapai 97% dari target di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014.

Kepala Bagian Humas SKK Migas Rudianto Rimbono menuturkan, lifting minyak dalam rata-rata harian hanya sebesar 794 ribu barel per hari (bph) atau di luar dari patokan dalam APBN-P 2014 sebesar 818 ribu bph.

SKK Migas menyadari banyak hal yang membuat lifting minyak tidak bisa terkejar sesuai target. Misalnya, kendala dari operator atau Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang belum bisa mengerjakan kegiatan lantaran kendala teknis internal maupun eksternal.

"Di awal tahun itu agak parah operator tidak bisa melakukan kegiatan rutin. Di Onshore juga ada masalah sehingga memberi impact terhadap lifting minyak," ujar dia.

Ia melanjutkan, pada pertengahan tahun ada beberapa kejadian gangguan produksi yang menimpa KKKS sehingga memengaruhi upaya dalam mendorong lifiting minyak sesuai target. "Gangguan produksi yang seperti sumur tua dan kejadian lainnya," papar dia.

Ia menambahkan, untuk produksi gas, persentasenya mencapai 100%, memenuhi target APBN-P 2014 atau sebesar 7.066 bare oil ekuivalen per day (boepd). kbc11

Bagikan artikel ini: