'Dikalahkan' di MK, tim hukum Prabowo siapkan dua langkah ini

Jum'at, 22 Agustus 2014 | 10:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Merasa langkahnya untuk menggugat di Mahkamah Konstitusi (MK) dimentahkan, tim kuasa hukum pasangan Prabowo-Hatta tak putus asa untuk mengungkap kecurangan Pilpres 2014.

Pasalnya, mereka menyatakan mantap menggugat hasil rekapitulasi nasional yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN). Gugatan pun sudah didaftarkan.

"Jadi (ke PTTUN). Sudah kita daftarkan. PTTUN itu kan kita mau melakukan pembatalan hasil keputusan KPU tentang rekapitulasi pengesahan suara nomor 535," kata anggota Tim Kuasa Hukum Prabowo-Hatta, Irfan Pulungan, Kamis (21/8/2014) malam.

Dia menjelaskan, landasan gugatan hasil rekapitulasi tersebut berdasarkan fatwa Mahkamah Konstitusi terkait surat edaran KPU pusat kepada KPU di tingkat daerah untuk membuka kotak suara. "Itu dasarnya," jelasnya.

Selain melapor ke PTTUN, kuasa hukum Prabowo-Hatta juga menyatakan akan menggugat secara perdata ke Pengadilan Negeri.

"Kita juga akan melaporkan perbuatan melanggar hukum perdata ke Pengadilan Negeri karena jelas tindakan yang dilakukan oleh komisioner KPU yang membuka kotak suara sebelum penetapan MK sudah merupakan perbuatan melawan hukum," ucapnya. kbc10

Bagikan artikel ini: