REI: Kurang dukungan pemerintah, target rumah murah di Jatim sulit tercapai

Kamis, 24 April 2014 | 09:16 WIB ET

MALANG, kabarbisnis.com: Pemerintah dinilai masih setengah hati dalam mendukung penyediaan rumah murah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kondisi itu membuat target pembangunan rumah di Jawa Timur tahun ini yang sebanyak 25.000 unit diperkirakan sulit tercapai.

“Mengacu realisasi 2013, maka pencapaian 2014 diperkirakan sulit bakal tercapai,” kata Wakil Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Jawa Timur Tri Wediyanto di Malang, Rabu (23/4/2014).

Pada 2013, tandas dia, realisasi pembangunan rumah di Jawa Timur hanya sekitar 50% dari target pembangunan sebanyak 25.000 unit.

Tidak tercapainya target pembangunan rumah pada 2013, kata dia, karena kurangnya dukungan dari pemerintah terhadap penyediaan rumah sejahtera tapak (RST) atau rumah bersubsidi.

Harga rumah masih dipatok Rp88 juta/unit, padahal bahan-bahan material sudah naik bersamaan dengan kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Bantuan sarana, prasarana, dan utilitas (PSU) dari pemerintah jumlah terbatas sehingga kurang merangsang pengembang untuk menyediakan rumah bersubsidi. Sementara pada 2014, kondisinya lebih tidak menguntungkan bagi pengembang perumahan bersubsidi. kbc10

Bagikan artikel ini: