PT PAL bangun kapal perang pesanan Kementerian Pertahanan

Kamis, 17 April 2014 | 00:52 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT PAL mendapatkan pesanan pembuatan tiga unit kapal perusak kawal rudal (PKR Fregate) dari Kementerian Ketahanan (Kemenham) melalui proyek jangka panjang Badan Sarana Pertahanan (Barahanan).

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Marsetio mengatakan kapal yang dibangun sekarang merupakan kapal pertama yang terdiri dari enam modul. Dalam pembangunannya, empat modul dibuat di PT PAL dan sisanya dua modul diproduksi di Vlissingen Belanda.

"Karena kapal tersebut menggunakan teknologi tinggi, maka dalam proses bembangunannya TNI Angkatan Laut juga bekerjasama dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) Belanda," ujar Marsetio saat peletakan lunas atau bagian dasar kapal (keel laying) PKR 105 di PT PAL, Surabaya, Rabu (16/4/2014).

Kapal tersebut dilengkapi dengan torpedo, rudal dan perangkat perang elektronik sehingga ini bisa menghadapi peperangan, baik di permukaan, di bawah air maupun perang udara. "Dengan demikian sangat cocok untuk menjaga keutuhan wilayah maritim kita," katanya.

Melalui kontrak kerjasama dengan DSNS Belanda, ia berharap joint production pembuatan kapal ini juga akan menjadi kesempatan "transfer of technology" bagi PT PAL sebab dalam pembuatannya bakal melalui proses kontrol kualitas yang ketat dari pihak Belanda.

Dirut PT PAL Indonesia (persero) M Firmansyah Arifin menambahkan, secara teknis enam modul tersebut terbagi dalam bagian yang lebih kecil atau section. Total tahapan yang dikerjakan PT PAL sebanyak 37 tahapan. "Semua tahapan pembangunan yang dilakukan oleh PT PAL dengan arahan dari Belanda. Kami berharap dengan demikian dapat diperoleh produk berkualitas tinggi," katanya.kbc6

Bagikan artikel ini: