OJK klaim ada 7 emiten bersiap buyback saham

Jum'at, 6 September 2013 | 07:17 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim sudah ada tujuh emiten yang akan mengambil langkah untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback.

"Sekitar tujuh emiten yang ajukan buyback. Sektornya properti dan otomotif," ujar Deputi Komisioner OJK Bidang Pengawas Pasar Modal Noor Rachman di kantornya, Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Namun, Noor tidak menyebutkan secara rinci emiten apa saja yang telah mengajukan buyback kepada OJK. Seperti diketahui, buyback boleh dilakukan selama Surat Edaran OJK masih berlaku.

Kendati demikian, Noor mengatakan bahwa tidak ada jaminan buyback akan membuat indeks menjadi stabil. "Turunnya indeks bukan karena kinerja emiten. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, kinerja emitan sekarang lebih bagus," jelasnya.

Emiten dibebaskan OJK mengambil kebijakan buyback lantaran rentan terpengaruh kondisi ekonomi global dan Indonesia.

Sejumlah emiten sudah melakukan buyback di tengah volatilitas pasar modal Indonesia. Di antaranya PT Gobal Mediacom Tbk (BMTR), PT Ace Hardware Tbk (ACES), dan PT Media Nusantara Citra (MNCN).

Sementara itu, sejumlah emiten yang dipastikan menyiapkan dana untuk buyback, antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Panin (PANS), dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Di sisi lain, OJK sedang memproses enam calon emiten yang akan melakukan initial public offering (IPO). Awalnya total ada 7 perusahaan akan melantai di bursa, namun satu calon mundur.

Keenam emiten tersebut adalah PT Siloam International Hospital, PT Link Net, PT Bank Index Selindo, PT Arita Prima Indonesia, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, dan PT Grand Kartech. Siloam.

"Mereka (6 calon emiten) sudah mendapat pernyataan efektif dari OJK per 2 September 2013," kata Rachman. kbc10

Bagikan artikel ini: