Idealnya, 79 ribu desa dapat layanan WiFi gratis

Senin, 22 Juli 2013 | 15:51 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Idealnya sebanyak 79.000 desa di Indonesia bisa mendapatkan layanan WiFi gratis jika pemerintah benar-benar menerapkan target yang dicanangkan World Summit Information Society (WSIS).

Target WSIS adalah minimal 50 persen penduduk dunia dan suatu negara harus terkoneksi internet pada 2015 nanti.

Sekjen Indonesia Broadband Wireless Indonesia (IdBBWI) Y. Bambang Sumaryo mengatakan, perangkat paling murah koneksi ke Internet via WiFi ini untuk warga desa nantinya adalah tablet WiFi 7 inci entry level yang dijual sekitar Rp 400.000-600.000.

Namun, tambahnya, harus sudah tersedia backbone fiber optic 1 Gbps ke 79 ribu desa di Indonesia, karena bila sudah ada, membangun jaringan lokal WiFi desa semudah tancap bambu saja.

IdBBWI menilai Negara sudah seharusnya jemput bola dengan menyediakan backbone ke tiap desa, sedangkan jaringan WiFi lokal serahkan ke desa.

"Tergantung luas/besar desa, membangun 100 AP Hotspot WiFi desa mungkin memerlukan dana Rp 30-50 juta per desa," katanya, Senin (22/7/2013).

Diakuinya, 100 AP's hotspot backhaul fiber optic 1 Gbps tingkat desa bisa melayani setidaknya 2 ribu masyarakat bersamaan dengan nyaman.

"Seberapa sulit menarik FO dari kota kabupaten ke tiap desa? Tergantung kemauan pemerintah dan usaha Telkom. Hambatan utama narik FO ke tiap desa ternyata justru dari pemerintah pusat dan pemda berupa pajak, USO, BHP Jasa Telekomunikasi, uang preman, dan lainnya," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: