BBPOM bakal tarik 17 jenis kosmetika berbahaya

Senin, 20 Mei 2013 | 22:38 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) menyatakan, ada sekitar 17 item produk kosmetik akan ditarik dari pasaran karena mengandung bahan berbahaya.

Ke 17 item tersebut adalah Tabita Daily Cream (Mengandung merkuri), Tabita Nightly Cream (Mengandung merkuri), Tabita Skin Care Smooth Lotion (Mengandung hidrokinon), Herbal Clinic Green Alvina Walet Cream Mild Night Cream (Mengandung asam retinoat dan Hidrokinon), Green Alvina Night Cream Acne (Mengandung asam retinoat dan Hidrokinon).

Selain itu, ada juga kosmetik merek Chrysant 24 Skin Care Pemutih Ketiak (Mengandung hidrokinon), Chrysant 24 Skin Care Cream Malam Jasmine (Mengandung Merkuri), Chrysant 24 Skin Care AHA Toner No 1 (Mengandung Asam Retinoat dan hidrokinon), Chrysant 24 Skin Care AHA Toner No 2 (Mengandung Asam Retinoat dan hidrokinon), Chrysant 24 Skin Care AHA Toner No 2+ (Mengandung Asam Retinoat dan hidrokinon).

Sementara kosmetik merek Hayfa juga dinyatakan berbahaya. Yaitu Hayfa Sunblock Acne Cream Natural Pagi-Sore (Mengandung resorsinol) dan Hayfa Acne Morning Pagi-Sore (Mengandung resorsinol). Ada juga kosmetik dengan merek Dr NUR HIDAYAT SpKK, yaitu Acne Lotion Dr Nur Hidayat SpKK (Mengandung resorsinol), Cream Malam Prima 1, Dr Nur Hidayat SpKK (Mengandung asam retinoat dan hidrokinon), Acne Cream Malam Dr Nur Hidayat SpKK (Mengandung asam retinoat). Adapun yang merek Cantikadalah Cantik Whitening Vit E Night Cream (Mengandung merkuri), dan Cantik Whitening Vit E Day Cream (Mengandung merkuri).

"Kami rutin melakukan penertiban obat dan kosmetik yang berbahaya, yang mengandung merkuri. Kalau di Jatim memang belum ada laporan, tetapi kami bermaksud memberikan public warning. Dan ke 17 produk yang mengandung bahan berbahaya tersebut rencananya akan kami tarik dari peredaran dan akan dimusnahkan," kata Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Surabaya, Endang Pudjiwati, Surabaya, Senin (20/5/2013).

Memang, lanjutnya, sejauh ini belum ada laporan kepada BBPOM terkait keberadaan berbagai jenis kosmetik berbahaya tersebut. Namun BBPOM berharap, masyarakat lebih cerdas dan sadar dalam memilih barang.

"Kami juga menganjurkan masyarakat untuk menghindari 17 item kosmetika berbahaya ini. Termasuk merk-merk pemutih kulit yang didistribusikan melalui website, klinik kecantikan dan salon," imbaunya.kbc6

Bagikan artikel ini: