Dongkrak laba, Gozco pacu lahan siap panen

Senin, 29 Juni 2009 | 16:11 WIB ET

SURABAYA - Perusahaan kelapa sawit, PT Gozco Plantations Tbk optimistis kinerjanya bakal mentereng pada tahun ini. Mereka terus memaksimalkan lahan siap panen untuk mendongrak performa keuangan.

Direktur Gozco Kreisna M. Gozali mengatakan, kinerja emiten berkode perdagangan GZCO ini bakal terdongkrak oleh sejumlah hal. Selain dari kebun milik perseroan sendiri, hasil akuisisi terhadap perusahaan lain juga bakal memacu performa keuangan GZCO.

Kreisna tidak khawatir dengan fluktuasi harga sawit. Dia mengatakan, dalam dua pekan terakhir, harga sawit untuk pasar lokal sempat tergelincir. "Harga turun karena supply mulai bertambah seiring naiknya pasokan sawit, meskipun sebenarnya harga bisa naik mengikuti laju harga minyak," ujarnya kepada kabarbisnis.com di Surabaya, Senin (29/6/09).

Dia menambahkan, konsolidasi terhadap perusahaan hasil akuisisi PT Palma Sejahtera juga bakal mengerek kinerja GZCO. Palma sudah mempunyai lahan siap panen sebesar 6.600 hektare. Lahan tertanam Palma totalnya 8.600 hektare. Total lahan Palma mencapai sekira 94.884 hektare.

Dengan proses akuisisi ini, GZCO mempunyai total lahan seluas 126.180 hektare. Luas lahan tertanam perseroan menjadi sekira 24.500 hektare dan lahan siap panen sekira 13.200 hektare.

Pendapatan GZCO tahun ini diharapkan bisa terkerek sekira 50% dari posisi tahun lalu yang sebesar Rp290 miliar. Per 2008, GZCO berhasil membukukan laba sebesar Rp54,7 miliar, mendaki signifikan sebesar 112% dari posisi 2007 yang sebesar Rp25,8 miliar.

Perseroan berencana menyuntikkan dana untuk memperluas lahan tertanam mereka dan membangun pabrik kelapa sawit (PKS) di Sumsel. kbc9

Bagikan artikel ini: