Seluruh angkutan umum akan pakai BBG pada 2016

Rabu, 17 April 2013 | 08:05 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Dalam tiga tahun ke depan, pemerintah menargetkan seluruh transportasi umum bisa melakukan konversi dari bahan bakar minyak (BBM) ke gas.

Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono mengatakan, peralihan BBM ke BBG akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah sendiri siap membantu dan bekerja sama dengan organda agar rencana ini bisa segera terealisasi.

Kemenhub harus tetap bekerja sama dengan Kementerian ESDM yang berfungsi sebagai penyedia infrastruktur seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan suplai gas. Setelah itu bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian sebagai penyediaan converter kit.

"Kita (Kementerian Perhubungan) hanya mengimbau dan akan membuat pengaturan kepada angkutan umum di kota-kota umum untuk beralih ke BBG secara bertahap," ujar Bambang di Jakarta, Selasa (16/4/2013).

Peralihan BBM ke BBG dilakukan untuk menerapkan sistem transportasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Terlebih dalam waktu dekat Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Environment Sustainable Transportation di Bali.

Dia menjelaskan, konsep transportasi berkelanjutan dan ramah lingkungan merupakan transportasi yang efisien, adil dan merata serta memiliki aspek sosial yang harus diterima di seluruh dunia.

"Kita secara bertahap kalau angkutan yang sudah lama diganti mesinnya atau diberikan peralatan yang baru-baru. Untuk yang baru-baru akan dicoba dengan perlengkapan baru bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian untuk menggunakan BBG," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: