Pheed, marakkan persaingan pengguna sosial media

Senin, 11 Maret 2013 | 15:12 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sebuah startup, situs jejaring sosial sekaligus aplikasi untuk mobile bernama Pheed ikut menyemarakkan persaingan dalam dunia sosial media. Situs yang dalam pengucapannya disebut feed ini merupakan jejaring sosial bebas dan gratis yang dapat diakses baik menggunakan PC atau juga perangkat mobile.

Pheed pertama kali diluncurkan pada 12 Oktober 2012 lalu dan masuk di iTunes App Store pada 10 November 2012. Sejak masuk di iTunes, Pheed sempat menjadi salah satu dari Apple's Top Chart dan menjadi salah satu dari Top 10 Free Apps selama enam minggu berturut-turut.

Pada 19 Februari 2013, Pheed berhasil menduduki peringkat pertama dalam Apple's Top Charts dalam kategori aplikasi sosial media mengalahkan Twitter dan Facebook sebagai seniornya.

Pheed merupakan situs sekaligus aplikasi yang menggunakan unified platform untuk berbagi segala konten digital seperti teks, foto, audio, voice noted, video bahkan broadcasting secara real-time.

Selain dapat digunakan sebagai sarana sharing digital konten, Pheed juga dapat digunakan untuk mendapatkan keuntungan. Contohnya adalah live broadcast.

Apabila seseorang ingin melihat broadcasting tentang suatu acara atau lainnya secara real-time, pengguna Pheed dapat menetapkan berapa biaya yang harus dibayar oleh pemirsanya.

Untuk masalah pembayaran, Pheed menjelaskan bahwa pihaknya tidak ikut campur dan segala hal adalah mutlak otoritas pengguna dengan konsumennya.

Karena Pheed adalah jejaring sosial untuk berbagi konten, maka ada kalanya konten yang dibagikan merupakan hak milik pribadi seseorang. Oleh karenanya, pengembang Pheed juga menambahkan fitur berupa tombol Copyright di dalamnya.

Ada tiga cara untuk dapat menggunakan Pheed, yaitu dengan memakai account Facebook, Twitter atau juga email. Karena baru memulai aktivitas di Pheed, tentunya tidak banyak atau bahkan sang pengguna tidak mempunyai teman. Oleh karenanya, Pheed memberikan penawaran untuk mengajak teman yang ada di Facebook, Twitter atau Gmail agar dapat ikut serta menggunakan layanan baru ini.

Seperti yang pernah dituliskan Forbes akhir tahun lalu, tampilan pheed kurang lebih sama dengan Twitter, hanya saja sedikit lebih besar saja. Foto-foto yang yang diunggahpun juga ditampilkan lebih besar. Ada beberapa tombol sharing di bagian atas dan di sebelah kiri ada sederet panel dengan fungsi yang berbeda.

Memang, bagi mereka yang sudah terbiasa menggunakan Twitter, tidak akan terlalu lama untuk dapat beradaptasi dengan proses pengoperasiannya.

Sampai saat ini, sudah banyak selebritis dan perusahaan terkenal yang bergabung dengan Pheed. Tertarik menambah teman di sosial media yang satu ini? kbc10

Bagikan artikel ini: