Daiwa caplok 10% saham Bekasi Fajar

Jum'at, 30 November 2012 | 15:59 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan properti ternama Jepang, Daiwa House Industry Co Ltd resmi membeli 10 persen saham PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) milik PT Argo Manunggal Land Development. Pengalihan saham BEST ke Daiwa dilakukan Jumat (30/11/2012) hari ini.

“Daiwa akan turut berperan dalam mengembangkan kawasan industri MM2100 milik perseroan berikut infrastrukturnya,” ujar Sekretaris Perusahaan Bekasi Fajar Khrisna Daswara dalam keterangan resmi, Kamis (29/11/2012).

Khrisna enggan menyebutkan nilai transaksi itu. Dalam perdagangan Kamis (29/11), saham BEST ditutup stagnan pada level Rp660. Total saham BEKS mencapai 8,8 miliar.

Argo Manunggal Land adalah pemegang saham mayoritas Bekasi Fajar dengan kepemilikan 79,7 persen. Pasca transaksi itu, porsi saham Argo Manunggal Land berkurang menjadi 69,7 persen.

Argo Manunggal Land adalah unit usaha Gr up Argo Manunggal. Grup itu juga mengendalikan perusahaan properti ternama lokal, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).

Menurut Khrisna, transaksi itu akan memberikan nilai tambah bagi MM2100 yang dikelola Bekasi Fajar bersama PT Megalopolis Manunggal Industrial Development (MMID). Sebab, mayoritas tenant MM2100 adalah perusahaan multinasional asal Jepang, seperti Daihatsu, Hitachi, dan Toyota. Kawasaki Motors Corp saat ini tengah membangun fasilitas pabrik baru di MM2100.

Daiwa selama ini menggarap bisnis properti meliputi residensial dan kawasan industri. Perusahaan ini juga masuk ke sektor logisik. Pengalaman dan keahlian Daiwa akan menciptakan sinergi yang produktif bagi MM2100 yang lokasinya berada di Cibitung, Jawa Barat.

“Dalam jangka panjang, MM2100 akan berkembang menjadi kawasan industri yang terpadu sehingga diharapkan bisa mendukung pembangunan ekonomi nasional,” kata Khrisna.

Investor relations Bekasi Fajar, Dandy Sindianto, menambahkan, masuknya Daiwa sebagai pemegang saham perseroan akan memperkuat jaringan pemasaran.

Di sisi lain, Dandy menyatakan, per September 2012, penjualan lahan mencapai 77 hektare (ha) dan ditargetkan mencapai 100 ha sampai akhir tahun. “Untuk tahun depan, kami harapkan penjualan sama seperti tahun ini sebesar 100 ha,” kata dia.

Hingga kuartal III-2012, pendapatan Bekasi Fajar naik 89 persen menjadi Rp662 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp351 miliar. Laba bersih naik 263 persen menjadi Rp301 miliar. kbc10

Bagikan artikel ini: