XL Axiata 'ceraikan' Axis

Rabu, 2 Mei 2012 | 15:24 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT XL Axiata Tbk memutuskan untuk tidak memperpanjang kerja sama national roaming (berbagi base transceiver station/BTS) dengan PT Axis Telekom Indonesia (Axis). Kontrak kerja sama tersebut baru akan berakhir pada akhir tahun ini.

Head of Corporate Communication Axis, Anita Avianty membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, pihak XL akan menghentikan kerja sama national roaming dengan Axis. "Iya, memang benar. Mulai 1 Mei ini kami sudah mulai memakai BTS sendiri, dan mulai mengurangi memakai BTS dari XL yang kontraknya baru berakhir akhir tahun ini," kata Anita di Jakarta, Rabu (2/5/2012).

Saat ini, lanjutnya, Axis melakukan kerja sama national roaming dengan XL khusus di wilayah Sumatera (Sumatera Utara dan Aceh) serta keseluruhan wilayah BTS Axis di Kalimantan dan Sulawesi. Namun, Anita enggan menjelaskan jumlah BTS Axis yang 'numpang' dengan BTS XL tersebut.

"Di sisi lain Axis akan mampu meningkatkan kualitas layanan jaringan secara mandiri, yaitu dengan mulai mendirikan jaringan BTS," paparnya.

Hal itu dilakukannya untuk melayani pelanggan, apalagi konsumsi data pelanggan juga makin meningkat akhir-akhir ini. "Kami sudah mempersiapkan semuanya, termasuk investasi BTS," tuturnya.

Penambahan BTS itu sendiri dilakukan Axis karena melihat tingkat pertumbuhan pelanggan Axis meningkat cukup drastis. Hingga akhir 2011, jumlah pelanggan Axis mencapai 17 juta, meningkat hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya, sekitar 9 juta pelanggan. "Harapannya tahun ini juga bisa meningkat dengan persentase yang sama," ujar Anita.

Presiden Direktur XL Hasnul Suhaemi sebelumnya mengakui, jika pihaknya menginginkan kontrak kerja sama national roaming dengan Axis dihentikan. Alasannya, kontrak kerja sama selama tiga tahun ini sudah dinilai cukup.

"Axis sudah besar, pelanggannya banyak. Sepertinya kita akan menghentikan kontrak kerja sama dengan Axis soal berbagi BTS ini," kata Hasnul saat acara XL Award di Hotel Crown Plaza, beberapa waktu lalu.

Secara umum, lanjutnya, pelanggan XL juga memerlukan kebutuhan jaringan yang cepat, baik untuk voice, SMS, maupun data. Jika terus dilakukan national roaming, kualitas pelanggan seakan-akan terganggu. Akhir tahun lalu, jumlah pelanggan XL sebesar 46,4 juta pelanggan. Target pelanggan hingga akhir tahun ini sebesar 51 juta pelanggan. kbc10

Bagikan artikel ini: