Disiapkan SNI produk konverter kit

Kamis, 29 Maret 2012 | 08:13 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah tampaknya serius dalam mengembangkan bahan bakar gas (BBG). Saat ini, guna mendorong minat pasar terhadap produk konverter kit, tengah disiapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk ini.

Ketua Koperasi Industri Komponen Otomotif (KIKO) M Kosasih mengatakan, SNI produk konverter kit buatan dalam negeri saat ini tengah disiapkan dan akan segera diterapkan.

"Kami sedang memfinalisasi penyelesaian uji kelayakan di Badan Pengkajian dan Penetapan Teknologi (BPPT)," kata Kosasih di Jakarta, Rabu (28/3/2012).

Menurutnya, harga konverter kit nantinya akan berkisar Rp 7,5 juta-Rp 10 juta per unit. Jumlah itu di luar biaya tabung gas karena memanfaatkan tabung gas LPG ukuran 3 kilogram (kg) atau 12 kg.

Untuk memproduksi converter kit, tambah Kosasih, dibutuhkan biaya di bawah Rp 10 juta. Namun, saat ini pihaknya masih menghitung jumlah pastinya. Sebelumnya, KIKO dikabarkan akan memproduksi konverter kit sebanyak 2.000 unit di tahun pertama.

Sebelumnya, Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Euis Saedah mengatakan, pemerintah akan terus mendorong kreatifitas dan inovasi sehingga semakin banyak produk yang akan dihasilkan dan digunakan di dalam negeri.

"Nanti bisa lahirkan brand yang tidak kalah dengan produk lainnya. Ini momen sangat penting. Saya mengawal amanah dari pelaku usaha. Bagaimana pembangunan kita bisa sustainable dan mandiri," kata Euis. kbc10

Bagikan artikel ini: