Bekasi Fajar jajakan saham IPO Rp16-185 per lembar

Selasa, 13 Maret 2012 | 12:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk menawarkan harga perdana saham di kisaran Rp160-185 per saham.

"Pendekatan PE rata-rata ini dibandingkan dengan saham sejenis di BEI. Diskon 20% dari PE 2012," ujar Direktur Utama PT Ciptadana Securities Ferry Budimantanja, Selasa (13/3/2012). Ciptadana adalah penjamin emisi IPO Bekasi Fajar.

Ferry menuturkan, pihaknya akan lebih fokus membidik segmen investor institusi dengan horizon investasi jangka panjang.

Perseroan menawarkan 1,76 miliar saham atau setara 20,14% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh kepada publik. Perseroan juga akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 882.500.000 waran seri I yang dapat dikonversi menjadi saham baru yang dikeluarkan dalam portepel. Sedangkan harga waran Rp190-Rp220 dengan tenor 3 tahun.

Setiap pemegang dua saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) penjatahan akan memperoleh satu waran seri I. Dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO/Initial Public Offering) ini akan digunakan untuk pengembangan usaha yang akan digunakan dari 2012-2013.

Dana hasil IPO tersebut untuk penyetoran modal atas saham baru di anak perusahaan untuk penambahan lahan baru yang strategis di Cikarang Barat sekitar Rp225 miliar, sisanya akan digunakan oleh perseroan untuk penambahan atau perolehan lahan-lahan baru strategis yang berlokasi di Cikarang Barat, dan dana hasil waran juga untuk penambahan perolehan baru di Cikarang Barat.

Perseroan juga telah menunjuk PT Ciptadana Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Adapun jadwal sementara penawaran umum saham perdana yaitu masa penawaran awal 13-20 Maret 2012, perkiraan tanggal efektif 29 Maret 2012, perkiraan masa penawaran umum 2-3 April 2012, penjatahan 5 April 2012, distribusi saham dan waran secara elektronik pada 9 April 2012, perdagangan waran seri I di pasar reguler dan negoisasi pada 10 April 2012-4 April 2014. Pencatatan saham dan waran seri I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 April 2012. kbc9

Bagikan artikel ini: