Kadin Surabaya berangkatkan 3.000 pemudik

Sabtu, 27 Agustus 2011 | 12:48 WIB ET
Ketua Umum Kadin Surabaya Jamhadi
Ketua Umum Kadin Surabaya Jamhadi

SURABAYA, kabarbisnis.com: Sebagai apresiasi atas kegigihan dan loyalitas pekerja dalam meningkatkan kinerja industri di Surabaya, para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Indusri (Kadin) Surabaya menyediakan 65 unit angkutan mudik gratis.

Acara mudik gratis ini, menurut Ketua Umum Kadin Kota Surabaya, Jamhadi, sudah menjadi budaya dan tradisi. Lebaran kali ini adalah tahun ke-14 acara mudik bareng Kadin Surabaya. Hadir dalam pemberangkatan di Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Wakil Walikota Surabaya Bambang DH, dan Direktur Utama PT SIER Rudi Wisaksono.

Seperti pada tahun lalu, kali ini ada sekitar 65 armada bus pariwisata yang akan diberangkatkan melalui dua titik pada hari ini, Sabtu (27/8/2011), di kawasan Industri Rungkut SIER dan Minggu (29/8/2011) di kawasan industri Margomulyo.

Sementara jumlah pemudik yang diberangkatkan di tahun ini mencapai sekitar 3.000 pemudik dengan tujuan 10 kota di wilayah Jawa Timur. Sebanyak 1.000 pemudik adalah pekerja di lingkungan kawasan industri Rungkut (SIER) dengan menggunakan 25 bus dan 2.000 pemudik adalah pekerja di lingkungan kawasan industri Margomulyo dengan 40 bus.

"Kami berharap, di tahun yang akan datang akan mempu memberangkatkan pemudik lebih banyak lagi, karena jumlah pekerja di seluruh Surabaya mencapai sekitar 40.000 pekerja. Sementara kemampuan kami saat ini hanya bisa memberangkatkan sekitar 3.000 pekerja saja," ungkap Jamhadi saat pemberangkatan mudik gratis di SIER Surabaya, Sabtu (29/8/2011).

Ia juga menyatakan bahwa pada perhelatan kali ini, dana sepenuhnya berasal dari pengusaha dan Kadin. Adapun bantuan dari Pemerintah Provinsi Jatim dan Pemerintah Kota Surabaya tidak ada.

"Kalau pada tahun lalu dana berasal dari tiga sumber, dari pengusaha, Kadin dan Pemkot Surabaya, kali ini tidak. Dana sepenuhnya dari Pengusaha dan Kadin. Karena memang pengusaha harus mandiri," ulasnya

Lebih lanjut Jamhadi mengemukakan, selama ini pekerja dari berbagai sektor industri tersebut telah berkontribusi besar terhadap kinerja industri, jasa dan perdagangan di Surabaya. Melalui keringat mereka, akhirnya perekonomian Surabaya bisa tumbuh positif.

"Ini adalah wujud dari rasa terimakasih kami kepada mereka atas jasanya ikut menumbuhkan sektor industri di Surabaya," tuturnya.

Selain itu, lanjut Jamhadi, melalui mudik bareng gratis, resiko kecelakaan dijalan saat mudik juga bisa diminimalkan..

Data Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Jalan kota Surabaya menunjukkan, ada sekitar 9.967 kejadian kecelakaan yang terjadi saat mudik 2010 dengan total kerugian sebesar Rp1,9 triliun. Jumlah tersebut setara 0,7% dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Surabaya yang mencapai Rp170 triliun.

"Untuk itu, melalui mudik gratis kami berharap angka kecelakaan saat mudik di Surabaya dan Jatim akan bisa diminimalkan," tegasnya. kbc6

Bagikan artikel ini: