Kadin Surabaya usulkan subsidi transportasi

Selasa, 16 Agustus 2011 | 11:17 WIB ET
(Ilustrasi/dok. kabarbisnis.com)
(Ilustrasi/dok. kabarbisnis.com)

Untuk tekan kenaikan harga menjelang Lebaran

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kamar Dagang dan Industri (kadin) Surabaya mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk memberikan subsidi transportasi guna menekan kenaikan harga menjelang Lebaran.

Ketua Kadin Surabaya, Jamhadi, mengatakan, Pemkot Surabaya seharusnya bisa menyediakan fasilitas armada pengangkutan produk bahan pokok dari pasar induk ke pasar-pasar feeder milik Pemkot untuk menekan harga bahan pokok.

"Ini adalah salah satu cara untuk mengantisipasi tingginya kenaikan harga bahan pokok pada momen tertentu seperti menjelang lebaran," kata Jamhadi di sela buka puasa bersama Pemkot Surabaya dan pengurus Kadin Surabaya di Hotel Novotel, Senin (15/8/2011).

Dari hitungannya, Pemkot Surabaya setidaknya bisa menyalurkan subsidi minimal Rp 5,4 miliar untuk keperluan ini. Saat ini, Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Surabaya mencapai Rp150 triliun. Dari jumlah tersebut, 30%-40% atau setara Rp 45 triliun-Rp 60 triliun disumbang dari perdagangan domestik. Sedangkan biaya transportasi menyumbang sekitar 6%-7% dari total biaya produksi atau sekitar Rp 270 miliar. Untuk membantu subsidi transportasi, Pemkot Surabaya setidaknya menyediakan tambahan 2% dari biaya transportasi normal untuk menjaga level harga.

"Jadi jumlahnya sekitar Rp 5,4 miliar. itu bisa dilakukan paling tidak mulai momen Lebaran tahun depan," imbuh Jamhadi.

Dengan adanya subsidi tersebut diharapkan bisa ada peningkatan produksi dari para produsen yang mengakibatkan pasokan barang ke pasar bisa bertambah. Otomatis, harga pun bisa ditekan dengan banyaknya barang di pasar.

Sebelumnya,Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim juga telah melakukan subsidi serupa pada bulan Puasa tahun ini yang diklaim bisa menimbulkan penghematan sedikitnya Rp 250 miliar. Kbc8

Bagikan artikel ini: