2011, target penjualan Bajaj 36.000 unit

Rabu, 25 Mei 2011 | 20:40 WIB ET
Pulsar 220 DTS-i
Pulsar 220 DTS-i

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) sepanjang 2011, menargetkan penjualan motor sport Bajaj sebanyak 36.000 unit. Jumlah ini meningkat sekitar 80%, dibandingkan penjualan tahun 2010 hanya 20.000 unit.

"Bajaj motor di Indonesia beroperasi sejak 2006. Sebagai pemain baru di industri otomotif roda dua, memang penjualan produk Bajaj cukup sulit. Meski demikian kami berusaha tetap semangat," ungkap Tomotaka Ishikawa, Presiden Direktur BAI di Jakarta, Rabu (25/5/2011).

Selain itu, sambung dia, dengan menerapkan strategi value product yaitu memberikan harga yang tepat untuk produk yang tepat, ternyata penjualan Bajaj mendapat perhatian konsumen di Indonesia. Dan sejak tahun 2010, penjualan Bajaj di Indonesia semakin membaik. Terbukti banyak konsumen mulai beralih dari motor bebek ke produk motor sport milik Bajaj.

Budi Dirgantoro, Sales Functional Head BAI menambahkan data perhitungan tahun fiskal BAI, penjualan Bajaj sejak April 2010 hingga Maret 2011 mencapai 20.000 unit. Angka ini lebih tinggi dibandingkan penjualan tahun 2009 cuma 900 unit. Kuartal pertama 2011, Bajaj sudah menjual produk motor laki-laki dan sport sebanyak 8.000 unit.

Menurutnya, Indonesia merupakan target pasar utama bagi produk Bajaj. Mengingat, potensi pasarnya terutama motor sport mencapai 8%. Apalagi selama ini, produk Bajaj belum ada pesaingnya di Indonesia.

Produk motor sports Bajaj, yang menjadi andalan pasar yakni Pulsar. Hingga kini, Bajaj memiliki tiga tipe Pulsar, seperti Pulsar 135, Pulsar 180 dan Pulsar 220. Dari ketiga tipe, Pulsar 135 yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap penjualan BAI yakni sebesar 40%, sedangkan Pulsar 180 sebesar 35% dan Pulsar 220 berkontribusi 25%.

Budi melanjutkan, target penjualan Pulsar 220 DTS-i yang baru, ditingkatkan. Pada pertengahan Maret 2011 dari 5.000 unit menjadi 6.000 unit. Mengingat, bulan pertama setelah peluncuran, ternyata 400 unit yang disediakan terjual habis.

Sehingga, BAI meminta pasokan ke prinsipal dinaikkan menjadi 600 unit per bulan. Ternyata sudah terjual ludes. Kini, minta tambahan menjadi 800 unit per bulan yang akan masuk bulan Juni nanti. Kbc10

Bagikan artikel ini: