Transisi TikTok Shop Rampung, Lahirlah Shop Tokopedia

Jum'at, 5 April 2024 | 09:45 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Manajemen PT Tokopedia memastikan proses transisi sistem elektronik TikTok Shop ke Tokopedia sudah rampung seluruhnya pada 27 Maret 2024.

Presiden Tokopedia Melissa Siska Juminto mengatakan, seluruh aktivitas pembayaran dan transaksi serta pengelolaan user dan merchant (pedagang) yang semula dilakukan oleh TikTok, saat ini telah berpindah ke domain PT Tokopedia dan dikelola sepenuhnya oleh Tokopedia melalui aplikasi "Shop Tokopedia". Lantas, apa saja perubahan yang dilakukan baik TikTok maupun Tokopedia?

Saat membuka aplikasi TikTok dengan tampilan front end terpampang Home yang berisi kumpulan video pendek para konten kreator di TikTok. Di sebelahnya ada fitur Shop, yang dulu menjadi 'rumah' bagi TikTok Shop alias keranjang kuning. Sebelahnya Shop lagi adalah tanda Plus (+) bagi pengguna yang ingin mengambil gambar atau video beserta dengan visual efeknya, dan sebelahnya lagi yakni Inbox berisi pesan dan Profile.

Ketika meng-klik Shop, maka tertulis layanan Shop tersebut ditangani oleh Tokopedia, "Provided by Tokopedia, Shop I Tokopedia, Service provided and managed by Tokopedia", dengan latar belakang warna putih.

Setelah itu, tampilan layar front end user (konsumen) langsung masuk ke Shop Tokopedia dengan dominan warna hijaunya Tokopedia.

Melissa mengatakan, secara umum ada beberapa perubahan signifikan sesuai dengan arahan Permendag 31 Tentang PPMSE. Pertama, sistem pembayaran yang disesuaikan beberapa komponen sebagai bentuk pemenuhan terhadap ketentuan dalam Permendag 31.

"Hasilnya saat ini proses fasilitasi transaksi pembayaran dilakukan pada sistem elektronik Tokopedia. Pembayaran kepada seller dilakukan melalui Tokopedia," ujarnya seperti dikutip Jumat (5/4/2024).

Kedua, dari aspek pengguna (user) dan data perubahan yang dilakukan adalah memisahkan akun sosial media dan akun e-commerce, yang dilengkapi dengan pengaturan privasi sesuai pilihan pengguna yang akan mempengaruhi pengalaman rekomendasi dan personalisasi di sosial media dan e-commerce.

"Saat ini sudah terdapat transisi ke sistem Tokopedia dengan tampilan serupa halaman muka Tokopedia, lalu perubahan domain dari TikTok Shop ke Tokopedia merefleksikan domain yang sudah dikelola Tokopedia, juga pemisahan akun pada Shop Tokopedia," jelas Melissa.

Melissa menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah untuk terus berkontribusi terhadap perkembangan UMKM Indonesia dan mendukung produk-produk lokal.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan dalam situs resminya, bahwa seluruh aktivitas pembayaran dan transaksi serta pengelolaan user dan merchant yang semula dilakukan oleh TikTok, saat ini telah berpindah ke domain PT Tokopedia dan dikelola sepenuhnya oleh PT Tokopedia melalui aplikasi "Shop Tokopedia".

Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan saat menerima kunjungan Presiden Tokopedia, Melissa Siska Juminto, di Kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (2/4/2024).

"Seluruh aktivitas pembayaran dan transaksi serta pengelolaan user dan pedagang (merchant) yang semula dilakukan oleh TikTok, saat ini telah berpindah ke domain PT Tokopedia dan dikelola sepenuhnya oleh PT Tokopedia melalui aplikasi "Shop Tokopedia"," demikian bunyi laporan tersebut dikutip dari website resmi Kementerian Perdagangan. kbc10

Bagikan artikel ini: