Alamak! Banyak Kredit Kendaraan Macet Usai Lebaran

Kamis, 4 April 2024 | 09:07 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut permintaan pembiayaan pada perusahaan multifinance seperti leasing cenderung meningkat saat Ramadan atau menjelang Lebaran. Hal itu terjadi karena adanya peningkatan konsumsi masyarakat.

"Peningkatan penyaluran pembiayaan ini terjadi karena selama Ramadan memang terjadi peningkatan konsumsi masyarakat termasuk kenaikan permintaan pembiayaan bermotor untuk keperluan mudik Lebaran," kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman seperti dikutip, Kamis (4/4/2024).

Atas kondisi tersebut, Agusman mewanti-wanti kredit bermasalah atau nonperforming financing (NPF) yang biasanya meningkat setelah periode Lebaran.

"Terkait kenaikan pembiayaan tadi, biasanya memang terdapat peningkatan pada saat satu bulan setelah Lebaran," beber Agusman.

Berkaca pada kondisi-kondisi sebelumnya, Agusman yakin perusahaan multifinance dapat menurunkan kembali kredit bermasalah dalam waktu yang tidak terlalu lama.

"Selama ini dengan pengelolaan dan monitoring pembiayaan yang cukup baik pada perusahaan pembiayaan dengan risiko yang mereka lakukan, mereka dapat menurunkan tingkat pembiayaan bermasalah tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama, jadi segera selesai," imbuhnya.

Mengacu pada data kinerja perusahaan pembiayaan dari OJK, NPF multifinance pada masa Lebaran dua tahun ke belakang selalu meningkat. Pada 2022 saat Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Mei, NPF bulan tersebut naik ke 2,77% saat bulan sebelumnya hanya tercatat sebesar 2,70%.

Kenaikan juga terjadi pada 2021. Rasio NPF pada masa Lebaran tersebut yang jatuh pada Mei berkisar di angka 4,05%, naik 67 basis poin (bps) dari April 2021 yang berada di level 3,88%. kbc10

Bagikan artikel ini: