Ternyata RI Hanya Sumbang 1 dari 280 Komponen di iPhone

Jum'at, 29 Maret 2024 | 09:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie berharap desain gadget Apple bisa dibuat di Indonesia. Menurutnya, masyarakat Indonesia cukup kreatif, sehingga mampu untuk mendesain perangkat-perangkat Apple secara global.

Budi mengatakan, jika hal ini terjadi, akan makin banyak komponen gadget Apple yang berasal dari Indonesia. Menurutnya, saat ini iPhone terdiri atas 280 komponen, mulai dari kamera, body, layar, hingga software. Namun, saat ini komponen yang merupakan produksi dalam negeri hanya satu komponen, yakni transistor untuk pengisian daya.

"Satu saja [yang dibuat di Indonesia] dari 280 komponen. layarnya sendiri, kameranya sendiri, di dalamnya ada baterai, ada casing, ada 280 komponen dan kita ini cuma satu," kata Budi, dikutip Sabtu (29/3/2024).

Mengutip dari laman Apple, komponen ini diproduksi hanya oleh 2 pabrik di Indonesia, yakni Panasonic Corporation di Jawa Barat dan Yageo Corporation di Kepulauan Riau. Padahal, di Singapura sudah ada 21 pabrik manufaktur, Malaysia ada 17 pabrik manufaktur, dan Filipina ada 14 pabrik manufaktur.

Oleh karena itu, Budi berambisi agar perusahaan manufaktur komponen Apple jadi makin banyak di Indonesia. Hal inipun dapat dilakukan dengan melihat keunggulan dari Indonesia yang tidak dimiliki negara lain.

"Kalau membawa Apple ke negaranya, semua negara berlomba-lomba membawa Apple, tetapi Indonesia harus menunjukkan apa yang Indonesia miliki," ujar Budi.

Selain itu, Budi mengatakan, untuk mencapai ambisi tersebut, Kemenkominfo juga harus berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga lainnya, terutama Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan.

Sementara itu, terkait pabrik perakitan ponsel Apple di Indonesia, Budi mengatakan hal itu akan terjadi jika angka pengguna Apple bertambah banyak di Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie sempat mengatakan adanya kemungkinan Apple akan membuka pabrik di Indonesia. Namun, Budi menegaskan pihaknya masih melakukan negosiasi lebih lanjut terkait investasi pabrik ini, sehingga belum bisa memastikan lebih lanjut. Negosiasi ini akan dilakukan saat CEO Apple Tim Cook datang ke Indonesia.

Adapun Budi mengatakan akan berusaha sebaik mungkin karena pengguna Apple di Indonesia yang memang cukup banyak. Selain itu, kehadiran pabrik ponsel Apple di Tanah Air akan membuat Indonesia lebih dilihat dunia.

Berdasarkan catatan Bisnis, Apple sebenarnya sudah sempat dikabarkan untuk berinvestasi dengan membuat pabrik di Indonesia pada 2016. Namun, upaya ini gagal karena maraknya pertambangan timah ilegal di Indonesia, sehingga kualitas timah dinilai tidak sesuai dengan standar perusahaan.

Oleh karena itu, pada kala itu, Apple menegaskan keinginannya membuat pabrik di Indonesia diikuti dengan syarat pemerintah segera membereskan masalah pertambangan ilegal. kbc10

Bagikan artikel ini: