Unilever PHK Massal 7.500 Karyawan, Ada Apa?

Sabtu, 23 Maret 2024 | 09:41 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan multinasional yang berkantor pusat di London, Inggris, Unilever bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 7.500 karyawan.

Dilansir dari Reuters, kebijakan itu dilakukan demi memangkas biaya operasional. Pemangkasan biaya operasional tersebut dilakukan di tengah rencana mereka memisahkan unit bisnis es krimnya.

Saat ini, perusahaan merupakan rumah produksi bagi sejumlah merek es krim terkenal seperti Magnum dan Ben & Jerry's.

Manajemen menyatakan pemisahan unit usaha es krim ini akan dimulai dan diharapkan selesai pada akhir 2025.

"Bisnis es krim ini dalam proses pindah ke kantor pusat terpisah di Amsterdam," kata mereka.

Namun CEO Unilever Hein Schumacher mengatakan, pihaknya terbuka mengenai pilihan tempat perusahaan mencatatkan sahamnya.

Sementara itu, investor menyambut baik rencana tersebut. Sambutan positif itu tercermin dari lonjakan harga saham Unilever hingga 6 persen usai pengumuman itu dibuat.

Rencana tersebut juga disambut baik oleh aktivis investor dan anggota dewan dana Nelson Peltz dan oleh pemegang saham Unilever Aviva.

Bisnis es krim Unilever menyumbang sekitar 16 persen dari total penjualan global mereka. Bahkan, di beberapa negara, penjualan es krim menyumbang sepertiga atau 40 persen penjualan mereka. kbc10

Bagikan artikel ini: