Mendagri Minta Maskapai Tak Patok Harga Mahal Tiket Pesawat Mudik Lebaran 2024

Selasa, 5 Maret 2024 | 08:09 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kalangan maskapai penerbangan untuk menekan harga tiket pesawat agar tidak terlalu mahal pada periode mudik Lebaran 2024.

Dia pun meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengumpulkan para maskapai dan berdiskusi untuk mewujudkan hal tersebut.

Tito menyebut, harga tiket pesawat kerap menjadi penyumbang utama terhadap inflasi di periode mudik Lebaran serta Natal dan Tahun Baru. Dia ingin maskapai bisa menentukan harga tiket tidak di tarif batas atas (TBA).

"Ini paling penting sekali, selalu setiap menjelang hari raya dan Natal Tahun Baru penyumbang nomor satu adalah tarif angkutan udara," kata Tito seperti dikutip, Selasa (5/3/2023).

"Kami mohon betul kalau bisa dikumpulkan teman-teman airlines, supaya jangan lah mengambil harga patokan tertinggi tapi ya yang wajar yang bisa (terjangkau), karena demand-nya tinggi sekali," imbuhnya.

Dia tak mau para maskapai memanfaatkan tingginya permintaan pada periode mudik itu untuk mematok tarif paling tinggi. Pasalnya, itu bisa berpengaruh pada harga-harga lainnya yang bisa memberatkan masyarakat.

"Jangan sampai demand tinggi kemudian patokan (di harga) tertinggi, mumpung gitu, mereka untung tapi nanti dampaknya (biaya) transportasi naik, inflasi akan naik, dan harga pangan juga akan naik," bebernya.

Terkait permintaan itu, Tenaga Ahli Menteri Perhubungan Bidang Pelayanan Transportasi Laut dan Kemaritiman Andre Mulpyana mengaku akan langsung melaporkannya ke Menhub Budi Karya. Menurutnya, sudah ada tim yang bertugas mengkaji tarif angkutan udara tersebut.

"Tentunya sudah saya catat bapak tentang pengendalian tarif angkutan udara, bahkan di kementerian perhubungan setelah dibentuk kemarin tahun lalu strategic delivery unit team yang memang salah satu task force-nya itu adalah sedang proses menganalisa dan bagaimana action plan nya mengendalikan tarif angkutan udara terutama di masa angkutan Lebaran dan Nataru," bebernya.

"Insya Allah segera pak Menteri saya sampaikan langsung saya teks langsung barusan ke pak Menhub nanti akan kita tindak lanjuti dalam minggu ini," ujar dia. kbc10

Bagikan artikel ini: