Bagian dari Reformasi, Korsel PHK 11 Ribu Karyawan BUMN Selama 2023

Senin, 4 Maret 2024 | 09:22 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Korea Selatan (Korsel) tercatat sudah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada lebih dari 11.000 pegawai 'BUMN' negaranya pada tahun 2023.

Kementerian Keuangan Korsel mengatakan, langkah itu merupakan bagian dari upaya reformasi dan inovasi manajemen perusahaan.

Dikutip dari The Korea Herald, akhir pekan lalu, ada sekitar 11.374 karyawan BUMN Korsel yang menjadi sasaran PHK.

Skemanya melalui restrukturisasi organisasi, pensiun sukarela, dan berbagai program lainnya. Adapun jumlah tersebut melebihi target yang dipasang pemerintah yang sebesar 11.072.

Di tahun 2023 BUMN Korsel juga menjual 409 asetnya yang setara 2,6 triliun won atau US$1,95 miliar, atau sekitar Rp 30,61 triliun (kurs Rp 15.700/US$ 1). Kementerian Ekonomi dan Keuangan mengklaim langkah tersebut menghasilkan efisiensi operasional sebesar 800 miliar won.

Jumlah aset yang dijual tahun lalu setara 40% dari target pemerintah yang sebesar 6,8 triliun won. Kondisi ini terjadi saat pasar properti tengah mengalami tekanan.

Tak hanya itu pemerintah Korea Selatan juga berjanji untuk menerapkan langkah-langkah lain demi meningkatkan efisiensi mereka. kbc10

Bagikan artikel ini: