GoTo Sebut Proses Migrasi TikTok dan Tokopedia Rampung 1,5 Bulan Lagi

Jum'at, 1 Maret 2024 | 07:57 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. memastikan bahwa proses integrasi dan migrasi sistem TikTok ke Tokopedia terus berjalan dan ditargetkan rampung dalam enam pekan lagi.

"Semua pihak berkomunikasi dengan kementerian terkait dan sepanjang sepengetahuan kami proses ini pada saat ini sudah hampir selesai. Proses diharapkan dapat seluruhnya rampung paling lambat dalam 1,5 bulan ke depan," kata Direktur Utama GOTO Patrick Walujo seperti dikutip, Jumat (1/3/2024).

Integrasi teknis nantinya akan memisahkan sistem elektronik TikTok dan Tokopedia. Hal itu sesuai demgan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023. Namun, Patrick memastikan konsumen tetap mendapatkan pengalaman belanja yang baik dan mudah.

"Promosi akan dilakukan di sistem elektronik TikTok, pengalaman belanja dan proses transaksi secara keseluruhan akan dilakukan di sistem elektronik back end Tokopedia. Hal ini akan memberikan pengalaman yang baik bagi pembeli dan tetap memastikan data dan sistem tetap terpisah sesuai dengan peraturan pemerintah. Penyelesaian transaksi akan dilakukan di sistem pembayaran seperti biasa," beber Patrick.

Bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia secara resmi bergabung di bawah PT Tokopedia yang dimiliki bersama oleh GoTo dan TikTok sebagai mitra strategis. TikTok menjadi pemegang saham pengendali.

Direktur dan Chief Financial Officer GoTo Jacky Lo mengungkapkan, GoTo telah menerima komisi atau service fee dari Tokopedia pada 1 Februari 2024. GoTo pun sudah mulai mencatatkan e-commerce service fee pada 1 Februari. Dengan pencatatan tersebut, pada 2024 hasil dari lini bisnis e-commerce GoTo akan berubah positif setelah sebelumnya mencatat negatif Rp 2 triliun atau setara negatif US$ 134 juta selama 9 bulan 2023. 

"Dengan potensi pertumbuhan lanskap e-commerce di Indonesia, kami mengharapkan e-commerce service fee yang kami terima setiap kuartal akan menjadi faktor pendorong untuk membuat bisnis kami semakin menguntungkan di masa depan," tutur Jacky.

Sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat fundamental bisnis, Perseroan juga akan terus mengelola beban usaha secara disiplin, termasuk beban infrastruktur dan pengembangan teknologi informasi, beban operasional tetap, serta insentif dan promosi. kbc10

Bagikan artikel ini: