Bos BULOG dan Pengusaha Sebut Klaim Harga Beras Berangsur Turun, Realitanya?

Kamis, 29 Februari 2024 | 19:47 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Direktur Utama Perum BULOG Bayu Krisnamurthi mengklaim harga beras dalam negeri mulai stabil dan normal kembali usai pemerintah membanjiri beras ke pasar-pasar. Dia mengungkapkan, harga beras premium yang sempat menyentuh level Rp 17.000 per kilogram (kg) kini sudah mulai bergerak turun dan kembali ke kisaran Rp 14.000 per kg.

Tren penurunan harga juga terlihat pada beras medium. Namun, harga tersebut masih jauh melampaui HET yang ditetapkan pemerintah. HET yang ditetapkan pemerintah saat ini yakni Rp 13.900 - Rp 14.800 per kg untuk beras premium dan Rp 10.900 - Rp11.800 per kg untuk beras medium. "Masyarakat tidak perlu khawatir, kini harga mulai normal dan stabil," kata Bayu di Jakarta, Kamis (29/2/2024).

Dia menuturkan, fluktuasi harga beras sebetulnya sudah menjadi siklus tahunan. Hanya saja, diakui Bayu, tahun ini sedikit berbeda lantaran masa panen yang mundur akibat fenomena El Nino.

Bayu mengungkapkan pihaknya berkomitmen untuk terus memantau perkembangan harga dan pasokan beras di pasar serta melakukan langkah-langkah strategis guna menjaga stabilitas pasar dan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya, dengan menyalurkan beras SPHP.

Wakil Ketua Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) Billy Haryanto menyebut, harga beras mulai turun secara bertahap sejak dua minggu lalu, sekitar Rp 400 per kg hingga Rp 1.000 per kg, lantaran sejumlah sentra produksi mulai melakukan panen. "Ramadan 1.000% saya jamin [harga beras turun], akan turun terus," kata Billy.

Lantas benarkah harga beras dalam negeri mulai turun? Melansir data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kamis (29/2/2024), harga beras secara rata-rata nasional kembali bergerak naik.

Bapanas menyebutkan harga beras premium naik tipis sebesar 0,12% menjadi Rp 16.430 per kg. Kemudian harga beras medium dilaorkan naik sebesar 0,21% menjadi Rp 14.330 per kg. kbc11

Bagikan artikel ini: