KAI Prediksi 3,5 Juta Orang RI Bakal Mudik Lebaran 2024 Pakai Kereta

Kamis, 29 Februari 2024 | 09:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memperkirakan akan ada sebanyak 3,5 juta lebih masyarakat Indonesia akan menggunakan transportasi kereta jarak jauh di masa mudik Lebaran tahun 2024 ini.

Vice President Public Relation PT KAI Joni Martinus mengatakan, lebih tepatnya KAI memprediksi sebanyak 3.522.689 penumpang akan menggunakan kereta jarak jauh selama masa angkutan Lebaran.

"Angka ini, 107% dari realisasi tahun 2023 yang lalu yaitu sebanyak 3.287.289 penumpang," ungkapnya dikutip, Kamis (29/2/2024).

Dengan meningkatnya jumlah penumpang, dari segi pendapatan KAI memprediksi kenaikan pendapatan rata-rata harian selama masa angkutan lebaran dibanding rata-rata harian kondisi normal (hari biasa) bisa sebesar 62%. 

Di samping itu, Joni menepis bahwa tiket kereta pada masa mudik lebaran tahun ini telah habis terjual. Ia mengatakan bahwa tiket kereta api pada masa angkutan lebaran  saat ini masih tersedia, yang habis hanya pada beberapa tujuan, tanggal dan KA (Kereta Api) favorit saja.

"Untuk tahun ini KAI akan menjalankan sejumlah 1.241 KA setara dengan 641.884 tempat duduk dan telah dijual mulai H-45 lebaran. Kami mencatat, mulai terjadi lonjakan pemesanan pada 15 Februari 2024 untuk keberangkatan 31 Maret 2024," jelas Joni.

Joni menambahkan sampai dengan tanggal 28 Februari 2024, sudah terjual tiket KAI sebanyak 573.698 penumpang dengan jumlah penumpang terbanyak akan melakukan keberangkatan di tanggal 8 April 2024 atau H-2 Lebaran.

Kemudian untuk rute mudik paling populer tahun ini, Joni menyebut untuk rute populer tahun ini masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu relasi dari Pasar Senen menuju Surabaya Pasar Turi, dan tujuan lain seperti Purwokerto dan Yogyakarta.

"Khusus masa angkutan mudik untuk tiket rute favorit seperti Pasar Senen – Surabaya Pasarturi (SBI) saat ini telah habis terjual. Tetapi masih terdapat pilihan rute lain sebagai alternatif dengan skema connecting train atau persambungan," katanya.

Untuk menjaga kondusifitas jelang peningkatan volume penumpang di masa mudik tahun ini KAI ungkap Joni juga akan melakukan Ramp Check, Inspeksi Bersama dan Penyediaan posko terpadu.

"Selain itu, kami juga akan melakukan peningkatan layanan di stasiun, signane, penyediaan ruang tunggu penumpang, CSM (customer service mobile), sosialisasi masif kepada calon penumpang terkait jadwal keberangkatan KA," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: