Buruh Menjerit Harga Pangan Pokok Terus Meroket Tinggi

Senin, 26 Februari 2024 | 20:11 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia mengeluhkan harga beras yang terus meroket tinggi.

Presiden ASPEK Mirah Sumirat menyoroti bagaimana harga beras saat ini tercatat tertinggi semasa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang naik hingga 20% dari kisaran Rp 14 ribu menjadi sekitar Rp 18 ribu per kilogram (kg).

Bukan hanya beras, harga telur ayam juga mengalami kenaikan yang sangat tinggi hingga Rp 32 ribu per kg. Padahal, biasanya harga telur ayam di bawah Rp 25 ribu per kg. Selain kenaikan harga beras, telur dan cabai, Mirah juga menyoroti tentang rencana kenaikan tarif listrik yang akan berlaku mulai 1 Maret 2024.

Maka dari itu, dia mempertanyakan komitmen pemerintah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat. "Masyarakat Indonesia benar-benar menjerit dengan berbagai kebijakan pemerintah yang tidak mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia," tegasnya dalam keterangan tertulis, Senin (26/2/2023).

Mirah mendesak pemerintah untuk segera menurunkan harga barang kebutuhan pokok masyarakat. Ia menilai melonjaknya harga pangan akan menurunkan kemampuan daya beli masyarakat mengingat kondisi ekonomi masyarakat saat ini semakin sulit.

Dia menambahkan, maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di Indonesia dan kenaikan upah minimum provinsi tahun 2024 yang sangat kecil tentunya akan semakin mempersulit masyarakat untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Yang masih bekerja saja akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya akibat kenaikan harga kebutuhan pokok, apalagi para korban PHK yang tentunya sangat terdampak!" ujarnya.

Dia pun mengingatkan Jokowi di ujung masa tugasnya sebagai presiden agar fokus, serius, dan sungguh-sungguh bekerja untuk rakyat dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat. kbc11

Bagikan artikel ini: