BULOG Klaim Stok Beras Mencukupi untuk Kebutuhan Lebaran

Senin, 26 Februari 2024 | 15:20 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perum BULOG mengklaim stok cadangan beras pemerintah saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran selama Ramadan hingga Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Stok cadangan beras pemerintah yang dikuasai Bulog saat ini ada 1,4 juta ton dan juga masih ada sisa kuota penugasan impor tahun ini sebanyak 1,5 juta ton.Jadi jumlahnya sangat cukup untuk kebutuhan penyaluran kebutuhan selama puasa dan Lebaran," kata Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum BULOG Mokhamad Suyamto di Jakarta, Senin (26/2/2024).

Bahkan, menurut Suyamto, stok beras yang saat ini ada di gudang BULOG dapat memenuhi kebutuhan penyaluran beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dijual di pasar induk, pasar tradisional dan ritel modern. Menurut dia, stok beras Bulog juga bisa memenuhi penyaluran bantuan pangan beras yang menyasar 22 juta keluarga penerima manfaat yang direncanakan hingga Juni 2024.

"Saat ini Bulog melaksanakan penyaluran bantuan pangan 10 kg ke masing-masing kepada 22 juta keluarga penerima manfaat mulai Januari sampai Juni nanti," ujar Suyamto.

BULOG akan terus melakukan manuver positif menyikapi harga beras yang masih fluktuatif dengan menjalankan semua penugasan dari pemerintah secara all out.

Suyamto mengatakan, BULOG juga melakukan intervensi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang mendatangi langsung ke pemukiman penduduk atau tempat keramaian. Beras yang dijual dengan harga di bawah harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 54.000 per 5 kg.

"Memang diperlukan waktu agar tercapainya keseimbangan harga baik di tingkat produsen dan konsumen, namun hal ini telah diperhitungkan dengan baik oleh pemerintah sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap harga dan ketersediaan pangan khususnya beras ini," kata Suyamto.

Dia menegaskan, pemerintah terus melakukan aksi cepat tanggap atas dampak perekonomian yang ditimbulkan oleh perubahan iklim akibat fenomena El Nino yang saat ini tengah melanda dunia termasuk Indonesia. kbc11

Bagikan artikel ini: