Nih Bisnis yang Bakal Raup Cuan di Tahun Naga Kayu 2024

Selasa, 13 Februari 2024 | 09:57 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Tahun Naga Kayu pada 2024 ini dianggap sebagai tahun kebangkitan, sehingga banyak harapan yang muncul terkait kebangkitan termasuk di sektor bisnis. Beberapa bisnis ini dianggap akan berkembang di Tahun Naga Kayu 2024.

Ahli Feng Shui Erwin Yap menuturkan, beberapa bisnis yang akan naik daun di Tahun Naga Kayu 2024 cukup banyak. Hal tersebut karena Tahun Naga Kayu dipercaya memiliki ekonomi yang akan lebih bagus dari Kelinci Air tahun lalu.

Dia menyebutkan, Tahun Naga Kayu membawa elemen pembawa hoki, yaitu logam, yang dianggap akan lebih 'cuan' pada bidang hukum atau militer. Selain itu, Erwin juga menjelaskan bahwa orang-orang yang bergerak di bidang hukum, di tahun naga kayu ini akan mendapatkan banyak orderan.

"Untuk regulasi ekonomi kan juga banyak dibutuhkan hukum-hukum," kata Erwin seperti dikutip, Selasa (13/2/2024).

Kemudian, orang-orang yang memiliki bisnis logam seperti bahan bangunan terbuat dari logam, penjual logam, gadget, mobil, dan perhiasan akan memiliki peruntungan yang bagus di tahun ini.

Pertumbuhan ekonomi disimbolkan oleh elemen kayu, artinya ekonomi akan lebih semarak di tahun ini. Hal tersebut akan menjadikan bidang logam banyak diperlukan dalam tahun Naga.

"Kayu itu juga melambangkan pertumbuhan ekonomi, bisnis dengan elemen kayu juga akan semarak tahun ini seperti kain atau baju, karpet, wallpaper printing, furnitur, bidang pendidikan seperti tempat kursus atau sekolah, buku-buku itu bagus," papar Erwin.

Selain bisnis yang menguntungkan, Erwin juga menyebut elemen yang akan kurang menguntungkan untuk Tahun Naga Kayu 2024 adalah elemen tanah dan air. Hal tersebut di antaranya transportasi, perusahaan telekomunikasi juga akan ada hambatan dan kurang mendukung atau kurang lancar.

Meski demikian, Erwin menyarankan agar perusahaan dapat mengambil elemen lain yang bagus, seperti logam yang artinya juga manajemen. Hal itu bisa diaplikasikan pada pembaruan sistem di dalam perusahaan dan menargetkan manajemen yang baik.

Sementara pada unsur tanah, dia menyarankan untuk tidak membangun bisnis properti seperti kos-kosan atau lainnya dengan bentuk tanah.

Erwin menyarankan para pebisnis tanah untuk tetap mengelola bisnis yang berhubungan dengan elemen tanah yang sudah ada. Namun, dia menegaskan untuk tidak mencoba membuat bangunan atau bisnis baru untuk satu tahun ke depan.

"Di tahun Naga ini juga diperkirakan banyak orang renovasi dari pada bangun rumah, developer akan bangun lebih banyak tapi pengadaan misalnya bisnisnya di tanah atau pasir akan repot di tahun ini," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: