Jaga Keandalan Pasokan Listrik Saat Pemilu 2024, PLN Jatim Siagakan 4.782 Personel

Selasa, 13 Februari 2024 | 09:16 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Menjelang pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menyiagakan 4.782 personel untuk mengamankan pasokan listrik di beberapa lokasi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jawa Timur.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo memaparkan terdapat 122 lokasi meliputi 1 KPUD provinsi, 1 Bawaslu Provinsi, 38 Bawaslu Kabupaten/Kota , 38 KPUD Kabupaten/Kota dan 44 logistik.

"Dalam menghadapi Pemilu, kelistrikan memegang peran yang sangat penting bagi kelancaran terselenggaranya pesta demokrasi ini. Koordinasi yang dilakukan ini merupakan bentuk tanggung jawab PLN dalam mendukung kelancaran proses pemilihan dan rekapitulasi surat suara," ujar Agus dalam keterangan tertulis, Surabaya, Selasa (13/2/2024).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sejauh ini berbagai upaya perbaikan dan pemeliharaan instalasi serta jaringan listrik telah dilakukan untuk memastikan pasokan listrik aman dan andal menjelang Pemilu.

PLN juga telah menurunkan 4.782 personel dilengkapi dengan 88 unit genset mobile, 49 unit UPS, 199 unit UGB, 12 unit UKB, 14 unit crane, 388 unit mobil pelayanan teknik dan 452 unit motor ULC.

"Sistem kelistrikan di Jawa Timur aman dengan daya mampu 9.672 MW dan cadangan daya sebesar 2.645 MW selama masa siaga 11 - 17 Februari 2024. Kami pastikan andal karena pengaman telah dilakukan PLN dari hulu hingga hilir, pembangkitan hingga jaringan listrik ke pelanggan," terang Agus.

Untuk memastikan keandalan dan keamanan lisyrik, Executive Vice President Operasi Distribusi Jamali (EVP ODJ) PT PLN (Persero), Ida Bagus Ari Wardana melakukan inspeksi kesiapan kelistrikan secara langsung di lapangan.

Saat ini KPU Kota Surabaya memiliki daya 66 kVA yang disuplai dari Penyulang Adityawarman dengan cadangan suplai Penyulang Brawijaya. Selain itu untuk backup kelistrikan disediakan ATS 300 A sebanyak 1 unit dan genset milik pelanggan dengan daya 100 kVA.

Di Madiun, PLN siap berkolaborasi dengan KPU Kota Madiun agar pelaksanaan Pemilu mulai dari persiapan hingga berakhirnya proses rekapitulasi penghitungan suara dapat berjalan lancar. Diharapkan melalui koordinasi yang baik dapat meminimalisir dan mengatasi masalah kelistrikan yang akan muncul.

Ketua KPU Kota Madiun, S. Wisnu Wardhana menyampaikan sambutan baik atas kunjungan PLN ke KPU Kota Madiun. "Kami berterima kasih atas support dan kerja sama yang baik dari rekan-rekan PLN. Rekapituliasi penghitungan suara akan dilaksanakan secara online sehingga kami membutuhkan dukungan jaringan listrik yang prima dari PLN," tutur Wisnu.

Pada kunjungan tersebut, General Manager UID Jawa Timur didampingi Manager UP3 Madiun dan Ketua KPU Kota Madiun beserta jajaran juga melakukan pengecekan kesiapan Genset dan Automatic Transfer Switch (ATS) yang terpasang di Kantor KPU Kota Madiun. Genset dan ATS tersebut stand by dan dipastikan berfungsi dengan baik untuk memperkuat keandalan supplai listrik ke Kantor KPU Kota Madiun.kbc6

Bagikan artikel ini: