KPPU Endus Dugaan Monopoli Google dan Shopee

Rabu, 7 Februari 2024 | 08:22 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mencurigai adanya dugaan monopoli yang dilakukan oleh Google dan Shopee.

Ketua KPPU Fanshurullah Asa mengatakan, KPPU saat ini tengah menyelidiki Google, yang diindikasikan telah menggunakan posisi dominannya untuk menekan pasar dengan hanya memberikan satu sistem pembayaran saja kepada masyarakat Indonesia. "Ini praktik monopoli melalui penerapan Google Play Billing," ungkap Fanshurullah di Jakarta, Selasa (6/2/2024).

Menurujuk data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) jumlah pengguna internet pada 2022-2023 mencapai 2015 juta pengguna. Dari jumlah tersebut, mayoritas menggunakan Google sebagai mesin pencarian. ukan hanya itu, KPPU juga melakukan penyelidikan terhadap lokapasar atau marketplace Shopee Idnonesia.

Anggota KPPU Gopprera Panggabean mengungkapkan, saat ini Shopee melakukan pelanggaran karena tidak memberikan opsi jasa pengiriman. Seluruh barang yang dipesan dikirim menggunakan Shopee Express, jasa pengiriman milik Shopee.

Gopprera mengatakan, Shopee sebelumnya sempat memberikan pilihan bagi konsumen untuk memilih layanan jasa kirim yang akan digunakan untuk mengantar produk yang dipesan. Namun, sejak adanya perubahan kebijakan pada 2021, konsumen kini tak dapat lagi memilih layanan jasa kirim yang akan digunakan.

Karena itu, KPPU menduga ada perilaku yang menghambat persaingan di antara penyedia layanan jasa kirim. "Dugaan kita ada algoritma dugaan karena yang diarahkan kepada perusahaan jasa kirim yang terkait dengan marketplace tadi," pungkasnya. kbc11

Bagikan artikel ini: