PLN Pasang Daya 1.110 dan 865 kVA untuk Operasional Wind Tunnel dan Simulator Skydiving di Lanudal Juanda

Selasa, 6 Februari 2024 | 13:31 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Dukung pengembangan sarana olahraga dan pelatihan, PT PLN (Persero) sediakan pasokan daya listrik dalam operasional Wind Tunnel dan Damage Control Simulator Skydiving berkapasitas 1.110 kVA dan 865 kVA. Wind Tunnel dan Damage Control Simulator Skydiving merupakan fasilitas canggih yang menjadi pusat latihan para prajurit TNI Angkatan Udara (AU), di Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Juanda.

Hadir langsung dalam pengoperasian, Kepala Satuan Fasilitas Pangkalan Lanudal Juanda Kasat Faslan Mayor Marsono beserta jajaran memastikan kebutuhan daya listrik sesuai dengan spesifikasi dan standar yang diperlukan oleh Wind Tunnel dan Damage Control Simulator Skydiving.

Menjabarkan secara rinci, Senior Officer Kinerja Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PT PLN UP3 Surabaya Selatan Fatkhur Rozi mengatakan proses instalasi dan pengujian dilakukan dengan cermat guna memastikan semua peralatan dapat beroperasi dengan optimal dengan daya yang terpasang sebesar 1.110 kilo volt ampere (kVA) dan 865 kVA.

"PLN berkomitmen untuk memberikan dukungan terbaik dalam menyediakan pasokan daya listrik yang handal untuk mendukung sarana latihan dan pelatihan ini," ujar Fatkhur Rozi, Surabaya, Selasa (6/2/2024).

Wind Tunnel dan Damage Control Simulator Skydiving di Lanudal Juanda memiliki peran strategis dalam melatih dan meningkatkan keterampilan para personel TNI AU, termasuk dalam situasi darurat atau misi khusus.

"Terima kasih PLN atas pelayanan dan kerjasamanya. Semoga penyaluran energi listrik di lokasi wind tunel tetap handal," ujar Kasat Faslan Mayor Marsono.

Wind Tunnel dan Damage Control Simulator Skydiving di Lanudal Juanda merupakan sarana modern yang digunakan untuk melatih para personel TNI AU dalam melakukan terjun payung dan kegiatan terkait. Untuk mendukung kelancaran operasional kedua sarana ini, pasokan daya listrik yang stabil dan andal sangatlah krusial.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo menyatakan dukungan PLN dalam menyediakan pasokan daya listrik yang handal merupakan langkah nyata untuk mendukung keberhasilan operasional fasilitas ini.

"Ini sekaligus menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung kebutuhan infrastruktur nasional yang bersifat kritis. Ke depannya PLN akan terus menggali ceruk-ceruk potensi yang membutuhkan dukungan ketenagalistrikan baik dari sektor pemerintahan maupun privat," pungkas Agus.kbc6

Bagikan artikel ini: