Banjir Penolakan, Sandiaga Uno Pastikan Pajak Hiburan Batal Naik

Jum'at, 2 Februari 2024 | 08:33 WIB ET
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa tarif pajak hiburan batal dinaikkan. Hal ini menyusul aksi protes yang dilayangkan para pengusaha yang mengeluhkan tingginya pajak hiburan tertentu.

"Alhamdulillah berkat masukan daripada seluruh pelaku kepentingan, Bapak Presiden sudah memberikan arahan dan tidak ada kenaikan dari segi pajak hiburan," kata Sandiaga dikutip dari akun Instagram @kemenparekraf.ri, Kamis (1/2/2024).

"Sudah end of story?" kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Keuangan menaikkan tarif pajak hiburan tertentu melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Dalam aturan tersebut, disebutkan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) untuk jasa hiburan pada diskotik, karaoke, kelab malam, bar, dan mandi uap/spa ditetapkan paling rendah 40 persen dan paling tinggi 75 persen.

Pajak hiburan merupakan jenis pajak yang dipungut oleh pemerintah kabupaten/kota. Pajak ini dibayarkan oleh konsumen sehingga pelaku usaha hanya memungut pajak yang telah ditetapkan.

Tak hanya itu, pajak hiburan menjadi salah satu penopang penerimaan pajak di daerah. Dengan keputusan tersebut, maka tarif pajak hiburan kembali mengikuti aturan sebelumnya. kbc10

Bagikan artikel ini: