Tokopedia Ungkap Alasan TikTok Shop Masih Transaksi di Platform Sendiri

Jum'at, 22 Desember 2023 | 08:12 WIB ET

JAKARTA, kabarbisbis.com: Tokopedia buka suara terkait transaksi TikTok Shop masih di platformnya sendiri, dan belum beralih ke Tokopedia meskipun keduanya telah menjalin kerja sama.

Head of Communication Tokopedia Aditia Nelwan mengatakan, meskipun telah melewati masa proses uji coba, transaksinya masih belum berpindah lantaran hal itu membuat pengguna tak nyaman saat melakukan pembayaran.

"Kita sangat mengutamakan kenyamanan pengguna. Kita menghindari pengguna itu berpindah aplikasi atau jump app ketika mau bayar, tiba-tiba ada aplikasi lain masuk. Jadi check out-nya masih akan di situ (TikTok) juga sama," kata Aditia seperti dikutip, Kamis (21/12/2023).

Namun, Aditia memastikan setelah proses transisi ini rampung, Tokopedia bakal terlibat dalam semua pembayaran transaksi di TikTok Shop secara seamless atau di belakang layar, serta tidak akan disadari oleh pembeli.

"Tapi nantinya memang sistemnya yang memproses pembayarannya, yang transaksinya itu ada di kami (di Tokopedia) walaupun pelanggan merasa tidak ada perpindahan. Memang itu tujuannya, untuk orang tetap nyaman untuk belanja. Tapi di back end-nya (atau) di sistem belakangnya itu akan di Tokopedia. Ini juga butuh waktu," kata dia.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga sudah merespons soal belum berubahnya mekanisme jual beli di TikTok. Padahal TikTok telah menggandeng Tokopedia.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menjelaskan saat ini TikTok bersama Tokopedia masih melakukan serangkaian uji coba, termasuk proses transisi mekanisme penjualan.

"Sekarang lagi migrasi, lagi dicoba, baru mulai, namanya juga uji coba," kata Zulhas.

Sebelumnya, dia juga mengatakan bahwa kembalinya layanan TikTok Shop ini masih dalam tahap uji coba selama tiga sampai empat bulan dan selanjutnya akan ditentukan untuk ditetapkan atau disempurnakan. Hal ini dilakukan atas penilaian pemerintah yang berdasar pada Permendag 31/2023.

Senada dengan Zulhas, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Isy Karim juga mengatakan saat ini kerja sama antara TikTok dengan Tokopedia masih dalam tahap uji coba.

"(Selama) 3-4 bulan ini kita pantau lagi prosesnya. Tetap mereka harus patuh sama aturan. Baru nanti tiga sampai empat bulan semua transaksi di e-commerce-nya yakni Tokopedia," kata Isy. kbc10

Bagikan artikel ini: