Dibiayai Utang, Jokowi Tambah Anggaran Alutsista Kemhan 2024 Rp65,83 Triliun

Rabu, 6 Desember 2023 | 16:26 WIB ET
Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo

JAKARTA, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan anggaran belanja alutsista Kementerian Pertahanan (Kemhan) sebesar US$2,45 miliar atau setara Rp65,83 triliun (asumsi kurs Rp15.489 per dolar AS) pada 2024.

Dengan begitu anggaran belanja kementerian yang dipimpin oleh Prabowo Subianto itu naik dari US$20,75 miliar atau Rp321,4 triliun menjadi US$25 miliar atau Rp387,24 triliun.

Dilansir Reuters, kenaikan anggaran belanja Kemhan disetujui dalam pertemuan antara Jokowi, Prabowo, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (29/11/2023) lalu.

Sri Mulyani menyebut, kenaikan anggaran belanja Kemhan demi meningkatkan perangkat keras militer RI. Ini sebagai respons terhadap perkembangan geopolitik yang tengah terjadi di skala global.

"Kebutuhan tersebut dikemukakan oleh Kemhan. Mereka menganggapnya sebagai kebutuhan mengingat kondisi perangkat keras militer kita serta meningkatnya ancaman di tengah meningkatnya dinamika geopolitik dan geo-keamanan," ucapnya.

Sri Mulyani bilang, kenaikan anggaran itu akan berasal dari pinjaman luar negeri. Menurutnya, penambahan anggaran belanja ini masih sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) sektor pertahanan hingga 2034 mendatang.

Adapun belanja alutsista dari pinjaman luar negeri sesuai 3 rencana strategis (Renstra) hingga 2034 mencapai US$55 miliar.

Indonesia sendiri tengah modernisasi alutsista yang saat ini dinilai tua. Hal ini merupakan inisiasi Prabowo Subianto.

Beberapa waktu belakangan Prabowo telah melakukan pembelian 42 jet tempur Dassault Rafale senilai US$$8,1 miliar.

Dia juga membeli 12 drone baru dari Dirgantara Turki senilai US$300 juta dan 12 jet tempur Mirage 2000-5 senilai US$800 juta.

Tak berhenti sampai di situ, Prabowo juga menandatangani perjanjian untuk membeli jet tempur dan helikopter angkut dari perusahaan AS Boeing(BA.N) dan Lockheed Martin (LMT.N) pada Agustus 2023.

Tak ketinggalan, Indonesia menandatangani kesepakatan untuk membeli kapal penyelamat kapal selam senilai US$100 juta dari Inggris pada September lalu. kbc10

Bagikan artikel ini: