Antisipasi Ramainya Penumpang, 3 Bandara AP I Beroperasi 24 Jam di Libur Nataru

Selasa, 5 Desember 2023 | 11:52 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I memastikan tiga dari 15 bandar udara yang dikelola akan beroperasi selama 24 jam pada periode libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan, tiga bandara itu meliputi Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado dan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Ujung Pandang.

"Secara khusus, di seluruh bandara yang kita operasikan di AP I, kita siap stand by 24 jam. Namun kita memang secara khusus yang mempublish beroperasi 24 jam itu Denpasar, Manado, dan Ujung Pandang. Namun bandara-bandara lain kita menyesuaikan. Jadi ini adalah salah satu policy dari AP I," ujar Faik seperti dikutip, Selasa (5/12/2023).

Faik mengatakan, trafik angkutan udara pada Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 ini diprediksi akan meningkat jauh dibandingkan dengan periode Lebaran Idul Fitri dan Natal 2022.

"Karena dari recovery rate secara umum belum pulih dari sebelum pandemi, tapi sudah 86 persen. Kami optimis tahun ini akan jauh lebih tinggi, dan fokus kita pada tahun ini adalah akan terkait dengan safety security, compliance," jelasnya.

Terkait kesiapan armada pesawat, Faik menyampaikan bahwa sebanyak 444 unit pesawat udara di 15 bandara yang dikelola siap melayani penerbangan selama Natal dan Tahun Baru 2024. Jumlah itu naik dibandingkan tahun lalu yaitu 412 unit.

"Nataru ini akan dilayani dari 444 unit pesawat udara, kalau kita bandingkan dengan tahun lalu adalah 412. Jadi ini sudah jauh lebih meningkat, mudah-mudahan isu yang terkait dengan harga tiket yang tinggi dengan keterbatasan armada bisa kita antisipasi secara lebih baik lagi ke depannya," jelasnya.

Selain itu, AP I juga menyiapkan posko Natal dan Tahun Baru 2024 yang akan dimulai pada tanggal 18 Desember sampai 4 Januari 2024 nanti.

AP I memproyeksi, puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru itu di 22 dan 29 Desember. Sedangkan prediksi puncak arus balik pada 26 Desember dan 1 Januari.

"Untuk monitoring kita lakukan secara intens kordinasi melalui video conference ada juga on-site sesuai dengan kebutuhan di masing-masing kantor cabang," ucap dia.

"Kita juga punya posko terpadu yang dikoordinasikan dengan stakeholder terkait. Secara nasional kita juga koordinasi dengan posko terpadu Kemenhub," sambungnya. kbc10

Bagikan artikel ini: