Libur Nataru, Garuda Indonesia Siapkan 102 Pesawat

Selasa, 5 Desember 2023 | 07:13 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan 102 unit pesawat selama periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra mengatakan, Garuda sangat siap untuk menyambut periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 ini. Terlebih, periode ini merupakan puncak musim liburan.

"Jadi kalau ditanya kesiapan Garuda, kita sangat siap. Karena Nataru ini adalah peak season nya kita, selain Lebaran. Jadi 102 pesawat kita sediakan untuk masa peak season ini," ujar Irfan dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, dikutip Senin (4/12/2023).

Selain itu, Irfan menyampaikan dari 102 pesawat tersedia 1,8 juta tempat duduk. Jumlah itu tergabung dari penerbangan Garuda dan Citilink.

"Kami siapkan sekitar 1.890.624 tempat duduk. Ini merupakan gabungan dari penerbangan Garuda juga Citilink," jelasnya.

Di sisi lain, Irfan mengatakan bahwa gangguan penerbangan selama periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 ini biasanya berasal dari penerbangan VVIP. Dia pun berharap hal itu bisa diminimalisir.

"Seperti biasa apabila ada penerbangan VVIP tentu saja seluruh aktivitas di bandara agak berhenti sebentar. Jadi mudah-mudahan selama Nataru ini, gangguan atau penerbangan tersebut enggak terlalu banyak," ungkapnya.

Maskapai penerbangan pelat merah ini sebelumnya memprediksi jumlah penumpang udara akan naik 30 persen periode libur Natal dan Tahun Baru 2024 karena berbarengan dengan musim kampanye Pemilu 2024.

"Ada peningkatan jumlah penumpang, jadi kita sedang memonitor Ini sebenarnya peningkatan sejauh apa. Tapi seperti tahun sebelumnya kita perkirakan ada kenaikan sekitar 20-30 persen penumpang," ungkap Irfan.

"Tahun ini sih kita berharap mendekati 30 persen karena selain liburan ada kampanye," sambungnya.

Irfan melanjutkan, Garuda Indonesia Grup termasuk di dalamnya maskapai Citilink terus memantau penjualan tiket pesawat. Apabila terjadi peningkatan, pihaknya akan menambah jumlah penerbangan.

Sementara terkait destinasi wisata terfavorit, Bali masih menduduki peringkat pertama di rute domestik dan Singapura di rute internasional.

"Ya sekarang kita banyak mendorong destinasi yang dipromosikan oleh negara seperti Labuan Bajo, Lombok dan kita dukung itu," papar Irfan. kbc10

Bagikan artikel ini: