REI Klaim Kontribusi Sektor Properti ke Ekonomi RI Rp2.349 Triliun

Kamis, 30 November 2023 | 07:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Dewan Pengurus Pusat Real Estate Indonesia (REI) mengklaim kontribusi sektor properti terutama dari pengembang anggota REI terhadap PDB nasional tembus Rp2.349 triliun.

Sekretaris Jenderal DPP REI Raymond Ardan Arfandy mengatakan, kontribusi PDB dicatat selama periode 2018 hingga 2022. Besarnya kontribusi tersebut tidak lepas dari kebijakan fiskal pemerintah yang memberikan subsidi pajak terhadap pembelian properti beberapa tahun lalu.

"Kontribusi terhadap PDB nasional sebesar Rp2.349 triliun, atau sekitar 14,6% pada tahun 2018-2022," ujar Raymond dalam acara Pembukaannya Rakerda REI DKI Jakarta, Rabu (29/11/2023).

Lebih lanjut, kontribusi tersebut dihasilkan lewat pembangunan rumah komersil di Indonesia yang saat ini mayoritas digarap anggota REI. Bahkan 65% penjualan rumah komersil dikontribusikan oleh anggota REI.

"Beberapa data yang perlu kita ketahui bersama, pertama bahwa penjualan rumah komersial, REI membangun 108 ribu unit dari total 156 ribu unit, artinya sekitar 65% pembangunan rumah komersial ada dirumah teman-teman REI diseluruh Indonesia," sambungnya.

Dari sisi penyerapan tenaga kerja, Raymond mengungkapkan sektor properti berhasil menjaring tenaga kerja kurang lebih sekitar 13 juta orang yang tersebar diseluruh Indonesia. Hal itu akhirnya berdampak cukup besar terhadap setoran pajak ke negara.

"Menghasilkan penerimaan pajak sebesar kurang lebih 185 triliun atau sekitar 9,26% dari seluruh penerimaan pajak Pemerintah pusat sekitar tahun 2018-2022," lanjutnya.

Raymond berharap Pemerintah terus mendukung sektor properti di Tanah Air mengingat kontribusinya yang tidak kecil terhadap perekonomian negara. Ramainya industri pendukung di sektor properti dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian nasional.

"Jadi sektor properti ini masiu menarik dan masih seksi, kita butuh dukungan Pemerintah supaya semua menjadi nyaman, menjadi semangat untuk berkolaborasi kepada pemerintah menciptakan produk-produk properti yang lebih baik," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: