Begini Dampak Tingginya Suku Bunga The Fed ke Ekonomi RI

Senin, 27 November 2023 | 08:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah dan masyarakat diingatkan untuk terus mewaspadai dampak jangka panjang terkait tingginya suku bunga acuan bank sentral Amerika (The Fed Rate) tehadap perekonomian Indonesia.

Diketahui, tingginya suku bunga acuan Th Fed rate telah menyebabkan nilai tukar Rupiah terdepresiasi selama tahun 2023 ini.

"Kita harus senantiasa waspada, karena apabila kondisi ini terus berlanjut akan ada potensi peningkatan risiko valas dan instabilitas sistem keuangan nasional yang dapat berujung pada pelemahan ekonomi Indonesia," kata Ketua Umum Perbanas (Perhimpunan Bank Nasional), Kartika Wirjoatmodjo beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kewaspadaan itu muncul karena hingga kini belum terlihat adanya tanda-tanda penurunan suku bunga acuan The Fed. Hal tersebut berpotensi akan terus memicu pengetatan likuiditas global.

Selain itu, ditambah pada tahun 2024, Indonesia mulai memasuki pesta demokrasi yang dapat memengaruhi risk appetite investor dan pelaku usaha.

Sebab, sebagian akan cenderung wait and see, hingga ada kepastian mengenai hasil kontestasi politik dan perubahan yang ditimbulkannya, seperti perubahan kebijakan dan regulasi dari rezim yang terpilih.

Pria yang biasa disapa Tiko ini mengatakan, di tengah ketidakpastian baik di dalam negeri maupun secara global, terdapat urgensi untuk memahami bagaimana kondisi dinamika perekonomian global dan domestik, sehingga dapat memaksimalkan peluang di tengah perlambatan global.

"Melalui acara Media Gathering ini kami harapkan dapat menjadi wadah yang baik dan tepat untuk berdiskusi, mendapat masukan, serta pandangan dari para panelis sehingga dapat mewujudkan perbankan yang lebih solid dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: