Peringati Setahun Peristiwa Kanjuruhan, J99 Corp. Beri Dukungan Bagi Keluarga Korban

Senin, 9 Oktober 2023 | 11:24 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Momen peringatan satu tahun peristiwa di stadion Kanjuruhan masih menyisakan duka bagi keluarga korban dan para penyintas. 1 Oktober 2022 bisa jadi merupakan salah satu momen hitam dunia sepak bola, dimana peristiwa di stadion menelan 135 nyawa dan melukai ratusan orang.

Founder J99 Corp. Gilang W. Pramana yang memiliki basis usaha di Malang Jawa Timur, merasakan kedekatan batin dan moral terhadap tim sepakbola kesayangannya. Hal inilah yang mendorong J99 Corp. melalui J99 Foundation, memberikan donasi bagi Perkumpulan Kerukunan Keluarga Kanjuruhan.

"Seperti para korban dan penyintas, saya masih merasakan duka yang dialami keluarga korban peristiwa 1 Oktober 2022. Sebesar dan sekuat apa pun dukungan kami, tetap takkan bisa mengganti kehilangan yang dialami para keluarga,” ungkap Gilang W. Pramana dalam keterangan tertulis, Surabaya, Senin (9/10/2023).

Ia menegaskan, bantuan ini adalah bentuk penghormatan dan dukungan bagi keluarga korban untuk menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri. J99 Corp. masih ada untuk mendukung terpenuhinya rasa keadilan dan kemanusiaan atas peristiwa setahun lalu.

"Momentum hitam dunia sepakbola ini harus menjadi bahan introspeksi dan perbaikan diri bagi dunia olahraga Indonesia di masa depan," tegas Gilang W. Pramana.

Kali ini, J99 Foundation memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta kepada komunitas bernama Perkumpulan Kerukunan Keluarga Kanjuruhan, yang beranggotakan para keluarga korban dan para survivor yang selamat. Donasi diserahkan secara simbolis dalam acara sederhana di kantor J99 Corp. Malang kepada perwakilan keluarga korban.

Bantuan akan difokuskan bagi para korban yang kehilangan tulang punggung keluarga, dan santunan pendidikan bagi anak-anak yang ditinggalkan orangtuanya.

"Kami sangat berterimakasih atas bantuan dan kasih sayang dari J99 Corp. yang masih peduli pada keluarga korban dan para penyintas. Peristiwa 1 Oktober 2022 di Kanjuruhan patut dikenang dan menjadi bahan refleksi untuk dunia sepak bola Indonesia," ungkap Vincentius Sari, yang menjadi wakil dari Perkumpulan Kerukunan Keluarga Kanjuruhan.

Ia juga berharap, semoga tidak ada lagi kejadian seperti tragedi Kanjuruan, dan semua keluarga yang ditinggalkan, diberikan kekuatan. Apalagi, hingga kini, masih banyak penyintas dan keluarga korban tragedi Kanjuruhan yang terus memperjuangkan keadilan.

Gilang menegaskan, peristiwa Kanjuruhan tidak hanya berdampak pada komunitas Arema FC, tetapi juga pada sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Tragedi yang terjadi, diharapkan menjadi pengingat dan bahan introspeksi bagi seluruh pihak untuk terus berbenah dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola.

"J99 Corp. berkomitmen untuk terus mendukung komunitas sepakbola, dunia olahraga Indonesia dan masyarakat di masa depan," pungkasnya.kbc4

Bagikan artikel ini: