Terus Perkuat Layanan dan Keamanan Data, BCA Syariah Mobile Bikin Nasabah Semringah

Sabtu, 7 Oktober 2023 | 08:18 WIB ET
Staf BCA Syariah tengah melayani nasabah di kantor cabang di Surabaya. (foto: kabarbisnis/didik sutrisno)
Staf BCA Syariah tengah melayani nasabah di kantor cabang di Surabaya. (foto: kabarbisnis/didik sutrisno)

DI ERA perkembangan perbankan syariah yang semakin pesat, pengalaman nasabah menjadi fokus utama bagi berbagai lembaga keuangan yang beroperasi sesuai dengan prinsip syariah. Salah satunya adalah Bank BCA Syariah yang telah mendedikasikan diri untuk memberikan pengalaman nasabah yang memuaskan. Dalam upaya untuk mendekati nasabah dengan pendekatan yang lebih personal, bank ini telah mengembangkan berbagai inovasi dalam pelayanan dan produk, yang berkontribusi pada tingkat kepuasan yang tinggi di kalangan pelanggannya.

Salah satu aspek yang menjadi daya tarik utama bagi nasabah Bank BCA Syariah adalah komitmen mereka terhadap kemudahan pelayanan dan keamanan data. Nasabah juga merasa puas dengan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap bank ini, karena transparansi dalam pembiayaan dan investasi yang mereka tawarkan. Hal ini menciptakan atmosfer saling percaya antara bank dan nasabah, yang mendorong pertumbuhan portofolio investasi secara signifikan.

Selain itu, Bank BCA Syariah juga terus memantapkan visi dan misinya menjadi Bank Syariah yang andal dan terpercaya yang unggul di bidang penyelesaian pembayaran, penghimpunan dana dan pembiayaan bagi nasabah bisnis dan perseorangan, dengan melakukan berbagai inovasi transaksi digital bagi nasabah.

Sejak awal beroperasi tahun 2010, BCA Syariah didukung oleh jaringan e-channel yang kuat ATM dan EDC BCA. Hal ini menjadikan nilai tambah bagi nasabah BCA Syariah karena akses ATM dan EDC BCA yang tersebar luas di seluruh Indonesia.

Seiring dengan perkembangan kebutuhan nasabah, BCA Syariah mulai mengembangkan layanan mobile banking yang disebut BCA Syariah Mobile, tepatnya di tahun 2014 dan mengembangkan internet banking Klik BCA Syariah di tahun 2017. Di tahun yang sama, BCA Syariah meluncurkan kartu co-branding Flazz BCA Syariah dalam rangka mendukung cashless society yang memudahkan pembayaran non tunai bagi nasabah.

Kepuasan nasabah

Perluasan layanan, keamanan data dan pengembangan fitur pada BCA Syariah Mobile pun telah dirasakan manfaatnya oleh para nasabah. Mereka merasakan kepuasan menjadi bagian dari BCA Syariah.

Seperti pengakuan Fitria, pengusaha busana muslim di Surabaya. Dia mulai menjadi nasabah BCA Syariah pada akhir 2018 dan saat ini telah banyak mendukung usahanya.

"Saya selama ini puas-puas saja jadi nasabah dan menggunakan mobile banking BCA Syariah. Praktis dan nggak bikin bingung," papar Fitria.

Dia bahkan makin puas menjadi nasabah BCA Syariah, karena saat ini untuk membuka rekening di BCA Syariah makin mudah dan tanpa ribet. "Jadi nggak perlu capek-capek ke luar rumah untuk membuka rekening online, tinggal download BCA Syariah Mobile bisa kapan aja dan dari mana aja. Plus banyak promo-promo menarik seperti cashback, fee untuk referral dan sebagainya," tutur Fitria.

Satu lagi, lanjut dia, yang menarik dari BCA Syariah adalah tidak ada biaya untuk membuka rekening jenis Wadiah dan bebas biaya admin bulanan, sedangkan akad Mudharabah hanya Rp 10 ribu per bulan.

Hal yang sama juga diakui Supriyadi, yang telah menjadi nasabah BCA Syariah sejak 2022 lalu. Dikatakannya, salah satu fitur BCA Syariah yang dikembangkan yakni pembukaan rekening online melalui BCA Syariah Mobile. Lewat platform tersebut, kebutuhan nasabah yang ingin membuka rekening dapat dilakukan dari mana saja, tanpa harus datang ke kantor-kantor cabang.

"Untuk membuka rekening di BCA Syariah cukup melakukan melalui aplikasi BCA Syariah Mobile dan mengisi data secara elektronik. Semua informasi nasabah yang terekam dijamin kerahasiaannya dan keamanannya oleh BCA Syariah. Itu yang menurut kami sangat penting," tandasnya.

Nasabah terus bertumbuh

Direktur IT PT Bank BCA Syariah, Lukman Hadiwijaya mengatakan, pada pertengahan tahun 2023 BCA Syariah Mobile mencatatkan pertumbuhan transaksi sebesar 47,6% secara tahunan (yoy) mencapai 2,2 juta transaksi di Juni 2023. Kesadaran masyarakat untuk bertransaksi dengan e-channel semakin meningkat dibandingkan dengan transaksi di cabang.

Frekuensi transaksi BCA Syariah Mobile mencapai 63% dari keseluruhan transaksi nasabah di BCA Syariah. Transaksi di cabang sebesar 3%, sementara ATM dan EDC secara total mencapai 33% dan sisanya pada internet banking sebesar 1%. BCA Syariah Mobile menjadi alat transaksi yang paling banyak digunakan karena kemudahannya dapat digunakan kapanpun dan dimanapun.

"BCA Syariah secara berkelanjutan terus meningkatkan fitur dan layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan transaksi perbankan yang mudah dan aman," katanya.

Penyempurnaan fasilitas terus dilakukan diantaranya pembaharuan (revamp) pada tampilan BCA Syariah Mobile di tahun 2022, penambahan fitur pembayaran QRIS, dan tarik tunai cardless agar nasabah tidak perlu lagi membawa kartu ATM saat melakukan tarik tunai di ATM BCA. Pada Juni 2023 lalu BCA Syariah memperluas akses ke produk tabungan dengan meluncurkan pembukaan rekening online di BCA Syariah Mobile. Dengan fitur tersebut, masyarakat dapat melakukan pembukaan rekening melalui ponsel tanpa harus ke cabang.

Pembukaan rekening online BCA Syariah mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Kurang lebih dua bulan sejak diluncurkan, pembukaan rekening online BCA Syariah meraih 233 ribu pembukaan rekening baru di Agustus 2023. Perolehan Dana Pihak Ketiga tumbuh 35% mencapai Rp9,4 triliun dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebesar Rp7,3 triliun. Jumlah nasabah mencapai 513 ribu nasabah, tumbuh 154% dibandingkan Agustus 2022 yang tercatat sebesar 201.000 nasabah.

Di sisi operasional, proses kerja secara digital terus ditingkatkan untuk menambah efisiensi dan percepatan proses kerja. Sebagai contoh, BCA Syariah telah melakukan otomasi proses pengajuan pembiayaan Emas iB melalui penggunaan Robotic Process Automation (RPA), serta berbagai solusi digital lainnya yang digunakan untuk pengembangan kapasitas karyawan.

Modernisasi layanan yang dilakukan oleh BCA Syariah merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan perolehan dana murah. BCA Syariah menargetkan di akhir tahun ini Dana Pihak Ketiga dapat tumbuh di kisaran 10-12% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp9,5 triliun.

"Jumlah transaksi di BCA Syariah selama semester I tahun 2023 mencapai 6 jutaan transaksi, di mana 63% transaksi nasabah dilakukan melalui mobile banking. Hal ini menunjukkan bahwa kemudahan transaksi layanan perbankan elektronik saat ini menjadi kebutuhan mutlak bagi nasabah," papar Lukman.

Oleh sebab itu, BCA Syariah secara berkelanjutan melakukan modernisasi layanan digital dengan mengembangkan berbagai fitur yang makin mudah diakses oleh nasabah.

"BCA Syariah menyadari salah satu yang menjadi perhatian dalam transformasi digital adalah faktor keamanan dalam bertransaksi. Kami terus memastikan infrastruktur teknologi di BCA Syariah memenuhi standardisasi yang dapat menjamin keamanan dan kenyamanan nasabah dalam menggunakan fitur-fitur yang ada di platform digital BCA Syariah," ujar Lukman.

Salah satu fitur BCA Syariah yang dikembangkan yakni pembukaan rekening online melalui BCA Syariah Mobile. Lewat platform tersebut, kebutuhan nasabah yang ingin membuka rekening dapat dilakukan dari mana saja, tanpa harus datang ke kantor-kantor cabang.

Nasabah yang tertarik membuka rekening di BCA Syariah cukup melakukan melalui aplikasi BCA Syariah Mobile dan mengisi data secara elektronik. Semua informasi nasabah yang terekam dijamin kerahasiaannya dan keamanannya oleh BCA Syariah.

"Dengan pengembangan dan inovasi yang berkelanjutan, kami berharap dapat mempermudah masyarakat untuk menjangkau produk BCA Syariah melalaui kanal perbankan elektronik. Hal ini juga menjadi komitmen BCA Syariah untuk mendukung pertumbuhan inklusi keuangan syariah di Tanah Air," kata Lukman.

Potensi besar di daerah

Besarnya potensi keuangan syariah di Tanah Air mendasari BCA Syariah untuk terus memperkuat layanan di sejjmlah daerah, termasuk Jawa Timur.

Dalam kesempatan peresmian dua kantor cabang baru di Surabaya pada Agustus 2023 lalu, Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum mengatakan bahwa potensi keuangan syariah di Tanah Air termasuk Jawa Timur sangat besar.

BCA Syariah Surabaya menjadi salah satu kontributor dana pihak ketiga (DPK) terbesar di Jawa Timur yang mencapai Rp606 miliar. "Pertumbuhan DPK tersebut menandakan semakin meningkatkan kepercayaan nasabah untuk menempatkan dana di BCA Syariah," tandasnya.

Di wilayah Jawa Timur, penyaluran pembiayaan BCA Syariah mencapai Rp522 miliar tumbuh 35% secara tahunan dengan penyaluran terbesar di wilayah Surabaya sebesar Rp469 miliar.

Terkait jumlah nasabah BCA Syariah, Yuli menyebut, secara nasional saat ini di kisaran 300.000 nasabah. Namun angka ini terus bertambah seiring dengan layanan pembukaan rekening secara online.

"Kami bersyukur dengan layanan pembukaan rekening online bisa ada rata-rata 6 ribu sampai 10 ribu pengajuan nasabah baru per hari," sebut Yuli.

Sementara untuk kebutuhan layanan perbankan bag nasabah, BCA Syariah menyediakan beragam produk antara iB, lain: Produk penghimpunan dana, seperti: T ahapan 13, Tahapan Mabrur iB, Tahapan Rencana iB, Giro iB, Deposito iB, dan Simpanan Pelajar (SimPe!) iB. Produk penyaluran pembiayaan, sepert: pembiayaan Modal Kerja iB dan pembiayaan Investas i iB, serta produk pembiayan konsumtif seperti KPR iB, KKB iB, pembiayaan Emas iB, dan pembiayaan Multijasa Umrah.

Kemudahan dan kenyamanan layanan turut didukung oleh fasilitas e-channel seperti BCA Syariah Mobile (mobile banking) yang dilengkapi dengan fitur pembukaan rekening online, Klik BCA S yariah (internet banking), serta jaringan ATM dan EDC BCA yang tersebar luas. kbc7

Bagikan artikel ini: