Jelang KTT Asean, WFH bagi ASN Mulai Berlaku Senin Besok

Minggu, 20 Agustus 2023 | 14:18 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah memastikan mulai menerapkan sistem bekerja dari rumah (work from home/WFH) 50%-75% selama tiga bulan bagi aparatur sipil  negara (ASN) mulai Senin (21/8/2023). Langkah ini dilakukan menyusul adanya polusi udara dan menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Tenggara (KTT Asean).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menuturkan, keputusan ini bukan hanya berlaku ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta namun juga kementerian dan lembaga negara. Hal tersebut diputuskan Menteri Pendayaaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi merupakan hasil rapat di kantor Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi Jumat (20/8/2023) yang membahas penanganan polusi udara di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

"Salah satu rekomendasi kita sama-sama.Seluruh kementerian sepakat bekerja work from home.Nanti secara teknis akan diputuskan Menpan RB untuk dapat dikeluarkan (aturan red) jadi akan lebih efektif," ujar Budi di Jakarta, Minggu (20/8/2023).

Menhub melanjutkan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) juga sedang menyusun rencana modifikasi cuaca untuk mengurangi polusi udara. "Dan dilakukan pengkondisian cuaca nanti sekitar mulai tanggal 21 (Agustus)," ujar Budi.

Pada kesempatan yang sama, Pejabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono menerapkan penerapan WFH 50% berlaku untuk ASN di Jakarta akan dimulai Senin (21/8/2023) besok. Uji coba WFH terhadap ASN dilakukan selama tiga bulan mulai 21 Agustus sampai dengan 21 Oktober dengan skema 50% WFH dan 50% bekerja secara fisik.

Sementara khusus pada KTT ASEAN yang digelar pada 5-7 September, ASN di sekitar wilayah venue akan WFH hingga 75%. Begitu sekolah di sekitar venue juga akan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). "Khusus DKI, (WFH 50%) 21 Agustus. Khusus KTT ASEAN sekitar venue paling banyak di Jaksel itu 5-7 (September) WFH ditingkatkan jadi 75% khusus di lokasi itu, yang sekolah 70%. Setelah tanggal 7 (September) yang sekolah biasa kembali dan wfh (Pemprov) jadi 50% kembali," tandasnya.

Namun kebijakan ini tidak berlaku bagi ASN yang bersinggungan langsung dengan pelayanan publik. Heru mencontohkan pegawai di rumah sakit dan sekolah. Dia berharap, penerapan WFH ini dapat mengurangi tingkat polusi udara, selain tentunya mengurangi kemacetan khususnya saat KTT Asean.kbc11

Bagikan artikel ini: