Pemerintah Bakal Naikkan Insentif Konversi Motor Listrik Jadi Rp10 Juta

Jum'at, 18 Agustus 2023 | 17:51 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah berencana menaikkan insentif untuk konversi motor listrik dari Rp7 juta ke Rp10 juta. Hal itu dilakukan agar masyarakat beralih dari motor berbahan bakar bensin ke motor listrik. Dengan begitu, polusi udara khususnya di Jabodetabek bisa berkurang.

Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai rapat di Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jumat (18/8/2023).

"Penguatan kendaraan listrik, ada wacana insentif dari Rp7 juta ke Rp10 juta untuk motor listrik konversi, mempermudah urusan," katanya.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita enggan mengomentari rencana kenaikan insentif motor listrik. Ia hanya memastikan kebijakan terkait subsidi motor listrik akan diatur oleh pihaknya.

"Wah tanya sama Pak RK (Ridwan Kamil), yang penting kan bukan dari mulut saya. Pasti kebijakannya di saya," katanya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebelumnya mengimbau agar masyarakat beralih ke kendaraan listrik agar tercipta kualitas udara yang baik, khususnya di Jakarta. Menurutnya, kontribusi kendaraan bermotor bahan bakar fosil terhadap polusi udara lebih dari 50 persen.

"Oleh karenanya kami mengajak masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik. Kalau penggunaannya menjadi masif, diharapkan dapat menurunkan polusi yang terjadi di kota-kota besar," ujar Budi.

Budi pun menyarankan kepada produsen kendaraan listrik, dapat membuat spesifikasi baterai yang standar agar memudahkan masyarakat. Ia juga berharap, ekosistem kendaraan listrik dapat terus dibangun sehingga kualitas kendaraan listrik semakin baik dengan harga yang terjangkau.

"Yang akan datang dengan adanya industri nikel di Indonesia, akan menjadikan ini lebih baik, dengan harga yang lebih murah," ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: