Pengembang Semringah, Harga Rumah Subsidi Bakal Naik 5 Persen

Rabu, 31 Mei 2023 | 11:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Rencana pemerintah menaikkan harga rumah subsidi yang akan ditetapkan Juni 2023 disambut positif Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Sekretaris Jenderal DPP Apersi Daniel Djumali mengatakan, kenaikan atau penyesuaian harga ini tentu ditunggu pengembang selama kurang lebih 3 tahun.

"Ini hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh pengembang rumah subsidi," kata Daniel seperti dikutip, Selasa (30/5/2023).

Selama ini banyak pengembang yang tidak tahan dan terpaksa harus berhenti produksi karena harga tidak kunjung disesuaikan, padahal harga bahan-bahan bangunan terus mengalami kenaikan.

Dengan berhentinya produksi, maka hal tersebut akan menghambat pembangunan dan menurutnya akan merugikan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang membutuhkan hunian.

"Tapi dengan angin segar ini merupakan hal yang kita tunggu-tunggu dan kita semangat serta optimis bahwa pengembang rumah subsidi bisa menyuplai lebih banyak lagi rumah-rumah yang berkualitas kepada masyarakat yang membutuhkan khususnya masyarakat MBR," ujarnya.

Dia menuturkan bahwa rencana kenaikan harga rumah subsidi tersebut berkisar antara 5-7%. Daniel berharap kenaikan tersebut bisa segera diumumkan oleh pemerintah untuk kembali mengakselerasi pembangunan.

"Biarpun naik 5% sampai 6% kita terima dulu, kita lanjutkan pembangunan rumah subsidi, sehingga konsumen subsidi tidak menunggu terlalu lama dan kita pengembang optimis mengenai hal ini," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: