Pasar lebih stabil, BTN optimis target tahun 2023 tercapai

Sabtu, 4 Februari 2023 | 14:17 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Stabilnya kondisi ekonomi dalam negeri di tengah senternya isu resesi dunia telah memberikan semangat dan optimisme baru pada pelaku ekonomi, termasuk di sektor perbankan.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara, Bank BTN juga terus melakukan pengembangan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dengan memberikan kemudahan akses memiliki rumah dan investasi lainnya.

Wealth Management Division Head BTN Prioritas Frengky Rosadrian Perangin-Angin mengatakan bahwa kondisi Indonesia saat ini cenderung lebih stabil karena secara sumber daya sangat mencukupi. Sehingga dampak resesi global terhadap Indonesia sangat minim walaupun ada.

"Tetapi kita yakin kondisi pertumbuhan di Indonesia cukup stabil. Peningkatan kemarin juga bagus, penurunan inflasi juga sedikit sehingga kedepan kami yakin Indonesia akan makin membaik. Sebagai satu-satunya bank yang fokus pada KPR, kami melihat kondisi 2023 masih tetap optimis, apalagi saat ini sudah banyak perbaikan," kata Frengky saat "BTN Prioritas, Market Outlook Chinese New Year Event 2023" di Surabaya, Jumat (3/2/2023) malam.

Sejauh ini, lanjutnya, Bank BTN telah menjalankan transformasi serta berbagai inisiatif strategis sesuai aspirasi dari pemegang saham yang berdampak sangat bagus pada kinerja Bank BTN pada tahun 2022.

"Pada 2022, DPK tumbuh 8,77% yang ditopang oleh pertumbuhan CASA sebesar 4,22%, sehingga berhasil menekan rasio Cost of Fund menjadi sebesar 2,6% Kredit juga tumbuh 8,53% (KPR Subsidi tumbuh 10,42% dan Non Subsidi tumbuh sebesar 4,6%). Bahkan bank BTN juga berhasil menekan rasio NPL ke angka 3,38% dengan rasio coverage meningkat ke 150,62%," terangnya.

Untuk pertumbuhan aset Bank BTN, kenaikan mencapai 8,27%. Sedangkan laba Bank BTN meningkat 27,52% menjadi Rp 3 triliun. Dengan melihat capaian di 2022, dimana secara keseluruhan kinerjanya naik 12 persen, maka di tahun ini peningkatan kinerja perseroan diprediksi pertumbuhannya bisa mencapai 11 persen.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara, Bank BTN juga terus melakukan pengembangan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dengan memberikan kemudahan akses memiliki rumah. Beberapa kerjasama yang telah dijalin oleh BTN diantaranya adalah dengan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia untuk meningkatkan kemudahan akses kepemilikan hunian bagi para pekerja informal dan kerjasama dengan Grab dan Gojek untuk memberikan kemudahan memiliki rumah kepada para mitra driver dengan skema pemotongan angsuran secara harian.

Selain itu program Partnership dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui penyaluran KPR BPJS TK dengan skema Manfaat Layanan Tambahan (MLT) untuk tujuan KPR, Uang Muka KPR, dan renovasi rumah dan lain sebagainya.

Ke depan BTN akan lebih maksimal menggali potensi nasabah dari sisi bisnis. "Selama ini kita tidak terlalu fokus dari sisi bisnis nasabahnya. Tetapi mulai tahun ini, kami akan maksimalkan," tandasnya.

Frengky menegaskan, saat ini jumlah nasabah prioritas mencapai 33.000 se-Indonesia, mengalami kenaikan 10-15 persen. Adapun kontribusi Jatim terhadap nasional sekitar 20-25 persen.

Untuk mendekatkan diri kepada mereka, maka pada perayaan Imlek tahun 2023 BTN mengadakan Market Outlook Chinese New Year Event 2023, event yang didedikasikan untuk nasabah prioritas yang loyal. "Kegiatan di Surabaya ini adalah tahun kedua, tahun pertama kita adakan di akhir Januari 2022 di Jakarta," pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: