Moge minta bebas masuk tol, Kementetian PUPR: Aturannya sudah tegas

Kamis, 12 Januari 2023 | 15:28 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Permintaan Komunitas Motor Besar Club Indonesia (MBCI) agar motor gede atau moge bisa melintas di jalan tol mendapat tanggapan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja menyatakan, bahwa jalan tol hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat atau lebih. Artinya kendaraan roda dua memang tidak diperbolehkan melintas di jalan tol.

Menurutnya, penegasan akan aturan itu sudah tertuang dalam pasal 38 di Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

Endra juga mengatakan, kendaraan roda dua yang boleh melintas di jalan tol hanya untuk pengawalan yang telah ditentukan oleh undang-undang. Jadi tidak sembarangan kendaraan roda dua bisa melintas di jalan tol.

"Namun untuk keperluan pengawalan/pengamanan, kendaraan roda dua petugas pengawalan diizinkan sebagai bentuk diskresi dari pihak yang berwenang sesuai ketentuan perundangan," katanya dikutip, Rabu (11/1/2023).

Dia mengatakan, saat ini ada jalan tol yang telah dilengkapi dengan jalur tol khusus bagi kendaraan roda 2, misal pada Jalan Tol Bali-Mandara dan Jembatan Suramadu, boleh digunakan oleh kendaraan roda dua.

"Dua jalan tol itu tersedia lajur khusus yang terpisah dengan lajur kendaraan roda empat/lebih, sehingga secara keamanan dan keselamatan terjamin," tutupnya.

Untuk diketahui, belakangan ramai kembali Komunitas Motor Besar Club Indonesia (MBCI) yang meminta agar sepeda motor gede (moge) bisa melintas di jalan tol. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Motor Besar Club Indonesia (MBCI) Irianto Ibrahim.

Dia menyampaikan dalam akun YouTube Icha BigBike. Video itu diunggah pada Agustus 2022 dan ramai kembali menjadi perbincangan di media sosial.

Irianto bercerita bahwa dia sudah lebih dari 10 tahun meminta kepada pemerintah agar memberikan akses moge untuk melintas di jalan tol. Menurut pengalamannya, hanya Indonesia saja yang belum mengizinkan hal tersebut. Sementara dalam pengalaman dia touring di luar negeri, moge diizinkan melintas di jalan.

"Tidak bosan-bosan, hampir setiap tahun saya teriak, saya ini touring ke Amerika, Eropa, Afrika, Australia, New Zealand atau negara tetangga, Bangkok, Singapura, Malaysia, mereka boleh masuk tol," tuturnya dalam unggahan itu. kbc10

Bagikan artikel ini: