Ekonomi mulai pulih, event MTF Auto Fiesta 2022 ditarget bukukan 500 transaksi

Minggu, 13 November 2022 | 05:36 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis: Kinerja ekonomi Indonesia, termasuk Jawa Timur mulai menunjukkan perbaikan seiring dengan terkendalinya penyebaran virus Covid-19. Bahkan di triwulan III 2022, ekonomi Jatim berhasil tumbuh sebesar 5,58 persen.

Kondisi ini memacu optimisme pengusaha dalam negeri untuk kembali menggelar berbagai event yang sempat tertunda, seperti yang dilakukan Mandiri Tunas Finance (MTF) dengan menggelar event MTF Auto Fiesta 2022 setelah sempat vakum karena pandemi COVID 19.

Bahkan MTF optimistis, event yang diselenggarakan mulai Rabu (9/11/2022) hingga hari ini, Minggu (13/11/2022) bakal berhasil membukukan 500 transaksi. Terlebih dengan dukungan berbagai pihak dan brand otomotif yang cukup terkenal.

”Kami optimistis target 500 transaksi bisa tercapai, mengingat ada berbagai promo dan program spesial bagi kredit kendaraan baru. Selain itu sudah sesuai dengan kondisi market di Surabaya yang memiliki potensi besar terhadap barang otomotif,” kata Direktur Sales & Distribution MTF, William Francis Indra di Surabaya, Sabtu (12/11/2022)

Sejumlah pihak yang ikut berpartisipasi dalam helatan kali ini diantaranya adalah Agen Pemegang Merk atau AMP, Group Dealer rekanan serta rekanan-rekanan lainnya. Tidak kalah penting, display kendaraan dari berbagai macam brand seperti Toyota, Honda, Daihatsu, Mitsubishi, Suzuki, Hyundai, Wuling, Isuzu, DFSK, Mercedes Benz, BMW, Mini Cooper, Jeep, Nissan dan Peugeot juga dihadirkan bagi para pengunjung

“Antusias pengunjung semakin besar karena MTF menebar berbagai hadiah menarik bagi pengunjung yang mengajukan kredit di event MTF Auto Fiesta Surabaya 2022. Selain itu juga mengundang para nasabah Bank Mandiri sebagai induk dari MTF, yang juga sebagai pasar besar bagi konsumen otomotif<” ujarnya.

Terkait kinerja MTF secara nasional tahun ini, William mengaku sudah tumbuh lebih baik dibandingkan kondisi saat pandemi dengan mencatatkan pertumbuhan penyaluran lending sebesar 39,8 persen (yoy), dan khusus di Surabaya tumbuh hampir 38 persen.

“Tahun lalu pertumbuhannya tidak terlalu besar karena pandemic. Namun tahun ini sudah lebih baik meskipun pemulihannya baru 90 persen. Dan kita kejar tahun depan kinerjanya akan melebihi 2019,” ujarnya

MTF sendiri porsi terbesar kinerja masih ditopang pembiayaan sektor otomotif sebesar 85 persen. Sedangkan sisanya sebesar 15 persen disumbang dari pembiayaan multiguna atau produk CashAja.kbc6

 

Bagikan artikel ini: